Perencanaan Tujuan Perangkat Lunak RPL

Perencanaan Tujuan Perangkat Lunak RPL

Diperbaharui 3 Mei 2020 3:12 AM

Materi ini adalah lanjutan dari materi sebelumnya yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yaitu membahas perencanaan tujuan perangkat lunak RPL.

Estimasi Tujuan Perangkat Lunak RPL

Estimasi (perkiraan) adalah dasar bagi semua aktivitas perencanaan proyek karena tanpa estimasi maka proyek tidak dapat berjalan dengan baik.
Tahap perencanaan PL bertujuan untuk menyediakan sebuah kerangka kerja sehingga manajer dapat membuat estimasi mengenai sumber daya, biaya, dan jadwal.

Perencanaan Tujuan Perangkat Lunak RPL

Hal-hal yang harus dimengerti oleh seorang pemimpin proyek dalam perencanaan proyek PL

  1. Batasan dari pekerjaan yang akan dikerjakan
  2. Sumber daya yang diperlukan
  3. Tugas yang akan dikerjakan
  4. Kendala dan batasan
  5. Biaya dan jadwal kerja

Aktivitas Tujuan Perangkat Lunak RPL

Aktivitas-aktivitas yang dilakukan pada tahap perencanaan PL

  • Mengenali Masalah
  • Mendefinisikan Masalah
  • Menyusun Tujuan Sistem
  • Mengidentifikasi Kendala Sistem
  • Melakukan Studi Kelayakan
  • Membuat Proposal Proyek Studi
  • Menyetujui atau Tidak Menyetujui Proyek Studi
  • Menetapkan Mekanisme Pengendalian

Mendefinisikan Masalah yang Dihadapi Pemakai.

Bila pemakai mengetahui bahwa ada masalah yang muncul, maka ia harus memahaminya dengan cukup baik agar dapat melakukan pemecahannya. Hal ini akan membutuhkan studi mengenai sistem secara menyeluruh. Pemakai hanyalah perlu mengidentifikasi dimana masalah tersebut berada dan apa kesulitan umumnya, selanjutnya staff ahli teknologi informasi akan membantu dalam pemecahannya.

Mendefinisikan Tujuan dan Ruang Lingkup.

Sebelum proyek direncanakan, objektivitas dan ruang lingkupnya harus ditetapkan, pemecahan alternatifnya harus dipertimbangkan, teknik dan batas pun harus didefinisikan. Pengembang dan pemakai perangkat lunak harus bertemu untuk menentukan tujuan dan ruang lingkup proyek. Tujuan mengidentifikasi seluruh kebutuhan proyek tanpa mempertimbangkan bagaimana tujuan-tujuan tersebut akan dicapai, dan ruang lingkup mengidentifikasi data-data fungsi dan perilaku yang menandai masalah serta mengikat karakteristik-karakteristik tersebut secara kuantitatif. Setelah tujuan dan ruang lingkup proyek dipahami, maka pemecahan alternatifnya dapat dipertimbangkan.

Memilih Prioritas Penanganan Masalah.

Perencanaan sistem dimulai setelah ada usulan baik dari pihak intern maupun ekstern, dilanjutkan dengan keputusan manajemen. Usulan perubahan sistem dari pihak intern tidak hanya berisi berbagai masalah yang dihadapi oleh sistem lama seperti biaya operasional yang tinggi, pembuatan order yang sering lambat dan laporan yang tidak up to date, tetapi juga dapat berupa usulan penyempurnaan terhadap sistem yang sudah ada seperti peningkatan efisiensi atau kontrol. Usulan-usulan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari manajemen karena menyangkut biaya, perubahan sistem kerja, keamanan data, hubungan dengan pelanggan, dan sebagainya.

Mengestimasi Sumber Daya yang Diperlukan.

Aktivitas pertama yang dilakukan pada perencanaan proyek adalah estimation (perkiraan). Estimasi (perkiraan) menjadi dasar bagi semua aktivitas perencanaan proyek yang lain, dan perencanaan proyek memberikan sebuah peta jalan bagi suksesnya rekayasa perangkat lunak, oleh karena itu tanpa melakukan estimasi maka proyek tidak dapat berjalan dengan baik. Perencanaan perangkat lunak bertujuan untuk menyediakan sebuah kerangka kerja sehingga manajer dapat membuat estimasi mengenai sumber daya, biaya, dan jadwal.

Mengidentifikasi Pemakai Akhir Sistem

Sebuah perangkat lunak dianggap berkualitas jika memenuhi kebutuhan pelanggan (customer) dan sesuai dengan keinginan pelanggan (customer).
Membuat Laporan Hasil Pendefinisian Masalah (Proposal Aplikasi)
Melakukan studi kelayakan (feasibility study)

Studi Kelayakan (Feasibilitas)

  1. Kelayakan Technical
    Studi mengenai fungsi, kinerja, dan batasan yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai sistem atau produk yang dapat diterima.
  2. Kelayakan Economic
    Analisis biaya dan keuntungan: menggambarkan biaya untuk pengembangan proyek dan keuntungan yang nyata dari suatu sistem.
  3. Kelayakan Legal
    Menyangkut rentang yang luas dari kepentingan yang menyangkut kontrak, liabilitas, pelanggaran, dan banyaknya jebakan lain yang sering tidak diketahui oleh staf teknik.
  4. Kelayakan Operational
    a. PL dapat memenuhi spesifikasi dan maksud/tujuan yang diinginkan oleh user (correctness)
    b. PL dapat bekerja dengan baik menurut spesifikasi yang dipersyaratkan dalam kurun waktu tertentu (reliability)
    c. PL dapat mengurangi penggunaan sumber daya yang diperlukan untuk proses komputasi, dan instruksi yang terdapat pada program untuk menjalankan suatu fungsi tertentu
    d. PL dapat mengendalikan hak akses bagi pemakai atau pemakai yang tidak berwenang terhadap program dan data.
    e. PL dapat dimengerti dan digunakan oleh pemakai dengan baik (usability).
  5. Kelayakan Schedule
    Menyangkut penanganan sistem, atau kompleksitasnya, atau sesuai dengan keahlian dari tim proyek sistem, berhasil menyelesaikan proyek dalam waktu yang layak

Kebutuhan PL

  1. Kebutuhan fungsional: menyajikan suatu pelayanan, operasi dan transformasi data dsb kepada user.
  2. Kebutuhan non-fungsional: menentukan batasan-batasan dimana PL harus dioperasikan.
  3. Antar-muka pemakai.
  4. Antar-muka eksternal/ sistem dengan sistem lain.
  5. Perangkat keras (hardware).
  6. Database.
  7. Penanganan kesalahan (error handling).
  8. Implementasi rancangan, petunjuk dan panduan pengujian.

Sumber Daya 

Sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan usaha pengembangan perangkat lunak

RPL Sumber Daya
Sumber Daya
  • Lingkungan pengembangan – piranti keras dan perangkat lunak berada pada pondasi piramid sumber daya yang menyediakan infrastruktur untuk mendukung usaha pengembangan.
  • Komponen perangkat lunak reusable – blok bangunan perangkat lunak yang dapat mengurangi biaya pengembangan secara dramatis dan mempercepat penyampaian.
  • Manusia – adalah sumber daya utama.
susantokun avatar
susantokun
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.
Kebijakan Berkomentar :
  • Dilarang berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, HOAX, PORNO.
  • Mohon sertakan informasi detail saat terjadi error (pesan error, sreenshoot, code, logs, dsb.).
Silakan baca terlebih dahulu kebijakan berkomentar sebelum berkomentar.
KOMENTAR TERBARU