Home / Metode Penelitian / Pengertian, Pendekatan dan Jenis Metode Penelitian

Pengertian, Pendekatan dan Jenis Metode Penelitian

Metode PenelitianMetode Penelitian – Apa saja metode dalam penelitian? Penjelasannya seperti apa tentang metodologi penelitian? Apa saja jenis – jenis atau macam – macam metode penelitian? Apa sih metode penelitian kualitatif dan kuantitatif? Apa pengertian penelitian? Dan contohnya metodologi penelitian itu apa saja dalam materi pembelajaran? Wah banyak sekali ya pertanyaannya. Pada artikel kali ini saya akan bahas tentang seluruh elemen yang berhubungan dengan meode penelitian. Namun sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai Metode Penelitian alangkah lebih baik kita review terlebih dahulu materi atau artikel sebelumnya yaitu tentang Pembelajaran Sains atau Ilmu yang akan menunjang dan berhubungan dengan materi Metode Penelitian ini.

Pendekatan Non – Ilmiah

  • Common sense (akal sehat)
  • Prasangka
  • Pendekatan intuitif
  • Kebetulan atau coba-coba
  • Pendapat otoritas ilmiah

 Sumber – sumber Ilmu Pengetahuan :

  • Pengalaman
  • Otoritas
  • Cara berpikir deduktif
  • Cara berpikir induktif
  • Pendekatan ilmiah

Teori Memberi Kontribusi Terhadap Penelitian :

  • Teori meningkatkan keberhasilan penelitian
  • Teori dapat menghubungkan penemuan – penemuan yang tampak berbeda-beda ke dalam keseluruhan dan memperjelas proses-proses di dalamnya.
  • Teori yang didapatkan akan memberikan penjelasan terhadap hubungan-hubungan yang diamati dalam suatu penelitian.

Definisi Penelitian

Penelitian adalah metode kerja atau metode pemecahan masalah yang dilakukan secara terencana dan cermat dengan maksud mendapatkan fakta dan kesimpulan agar dapat memahami, menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan keadaan.

Arah Penelitian

  1. Menggambarkan/menjelaskan keadaan
  2. Memecahkan masalah
  3. Menemukan/mengembangkan model/pola/cara kerja
  4. Membuat keputusan/kebijakan
  5. Mengembangkan/menguji konsep/teori
  6. Memperbaiki: keadaan, peristiwa, situasi, kegiatan pendidikan

Sifat (ciri) Khas Penelitian 

  • Berkisar di seputar masalah yang ingin dipecahkan
  • Mengandung unsur-unsur originalitas
  • Didasarkan atas pandangan ingin tahu
  • Dilakukan secara terbuka
  • Untuk menemukan generalisasi atau dalil
  • Harus menggunakan pengukuran yang akurat

Langkah- langkah Penelitian :

  1. Memilih satu topik penelitian
  2. Mengkaji literatur yang sesuai dengan topik penelitian.
  3. Memilih, menyatakan dan merumuskan masalah.
  4. Merumuskan hipotesis.
  5. Menetapkan desain, pendekatan dan metode penelitian.
  6. Mengumpulkan data.
  7. Mengolah dan menganalisis data.
  8. Menginterpretasi temuan-temuan sesuai hasil analisis.
  9. Menyusun kesimpulan, dan/atau generalisasi
  10. Menyusun laporan.

Metode Penelitian Deskriptif

Sifat Penelitian Deskriptip

  • Penelitian deskriptip dapat menggambarkan sifat dari suatu keadaan yang sedang berjalan ketika penelitian tersebut dilakukan dan memeriksa sebab – sebab dari suatu gejala tertentu.
  • Cara pengumpulan data : membuat kuisioner, melakukan pengamatan atau menggunakan alat

Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

  • Studi Kasus
  • Survei
  • Penelitian dan Pengembangan
  • Penelitian Lanjutan
  • Analisis Dokumen
  • Analisis Kecenderungan
  • Penelitian Korelasi

1. Studi Kasus

  • Penelitian yang terperinci mengenai seseorang atau sesuatu selama periode waktu tertentu
  • Keuntungan : kita dapat melakukan penelitian lebih mendalam dan memperoleh wawasan mengenai konsep dasar suatu masalah
  • Kelemahan : kajiannya kurang luas dan sulit untuk digeneralisasi

2. Survei

  • Ada 2 (dua) jenis : Sensus dan Survei Sample
  • Sensus : survei yang meliputi seluruh populasi yang diinginkan
  • Survei sample : dilakukan hanya pada sebagian kecil dari populasi

3. Penelitian dan Pengembangan

  • Meneliti kemajuan pada beberapa dimensi. Ada 2 (dua) teknik : metode longitudinal dan cross-sectional.
  • Metode longitudinal : sample dipelajari untuk jangka panjang. Kelemahan: waktu dan biaya banyak, sulit memelihara hubungan dengan responden.
  • Metode cross-sectional : mempelajari subyek dari berbagai tingkat dan karakteristik pada waktu yang bersamaan. Kelemahan: ada perbedaan secara kebetulan dalam sampel, terjadi perbedaan populasi yang diambil sampelnya.

4. Penelitian Lanjutan (follow-up study)

  • Menyelidiki perkembangan lanjutan para subyek setelah diberikan perlakuan atau kondisi tertentu.

5. Analisis Dokumen

  • Pengumpulan informasi melalui pengujian arsip dan dokumen

6. Analisis Kecenderungan

  • Mencari status/proyeksi di masa depan.

7. Penelitian korelasi

  • Dirancang untuk menentukan tingkat hubungan antar variabel yang berbeda dalam sutu populasi

Kelebihan Dan Kekurangan Penelitian Deskriptif

  • Kelebihan : banyak diterapkan di berbagai bidang, cocok untuk penelitian yang menyediakan standar ukuran normative
  • Kelemahan : ada kecenderungan untuk menyalahgunakan pemakaiannya, memberikan informsi yang terbatas tentang pengaruh variabel yang diteliti, motivasi subyek yang tidak konsisten.

Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alami atau alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data yang dilakukan dengan cara purposive serta snowbaal, teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan),  analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada  generalisasi.

Kapan Metode Kualitatif Digunakan

  1. Ketika masalah penelitian masih remang – remang alias belum jelas atau bahkan gelap tidak tahu sama sekali
  2. Ingin memahami makna di balik data yang tampak
  3. Memahami interaksi sosial yang kompleks
  4. Memahami perasaan orang
  5. Mengembangkan teori
  6. Mengkonstruksi fenomena
  7. Memastikan kebenaran data
  8. Meneliti sejarah perkembangan

Penelitian Kualitatif

  • Adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa atau aktifitas sosial yang berlangsung di masyarakat.
  • Bersifat membiarkan permasalahan muncul dari data lapangan atau biasa disebut induktif dibiarkan terbuka untuk diinterprestasi.

Metode – Metode Dalam Penelitian Kualitatif

Metode Kualitatif interaktif :

  1. Study Etnografi
  2. Studi Historis
  3. Studi fenomologis
  4. Studi kritis
  5. Studi kasus

Metode Kualitatif non interaktif :

  1. Analisis Konsep
  2. Analisis Historis
  3. Analisis Kebijakan

Paradigma Penelitian

  1. Paradigma sederhana
  2. Paradigma sederhana berurutan
  3. Paradigma ganda dengan dua variabel independen
  4. Paradigma ganda dengan tiga variabel independen
  5. Paradigma ganda dengan dua variabel dependen
  6. Paradigma jalur

Jenis-Jenis Penelitian

Ditinjau berdasarkan metode dan tujuan:

  1. Penelitian dasar (basic reseach)
  2. Penelitian terapan (applied reseach)
  3. Peneltian evaluasi (evaluation research)
  4. Penelitian dan pengembangan (reseach and development)

Ditinjau berdasarkan metode:

  1. Penelitian eksperimen
  2. Penelitian non-eksperimen

Penelitian Eksperimen

Desain penelitian eksperimen:

  1. Eksperimen Sungguhan (true- experimental)
  2. Eksperimen Semu (quasi- experimental)
  3. Pra Semu (pre-experimental)

Penelitian Non-Eksperimen

  1. Penelitian Deskriptif
  2. Penelitian Korelasional
  3. Penelitian Survey
  4. Penelitian komparatif
  5. Penelitian ex-post facto

Pendekatan Penetilian Kuantitatif dan Kualitatif

Istilah “kuantitatif” dan “kualitatif” berhubungan dengan pendekatan penelitian yang mengacu pada metode penelitian; bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis, jenis generalisasi dan penyajian data yang diperoleh melalui penelitian.

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

  • Secara kasar/umum
    Perbedaan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif adalah bentuk data yang disajikann. Penelitian kuantatitif berkaitan dengan data dalam bentuk angka, dengan penyajian statistik, sedangkan penelitian kualitatif berkaitan dengan data yang bukan angka, disajikan dalam bentuk naratif.
  • Asumsi tentang dunia
    Penelitian kuantitatif, berlandaskan atas bentuk positivistis lojik, yang berasumsi bahwa fakta sosial itu stabil, bahwa hubungan-hubungan dengan realitas tunggal itu stabil, terpisah dari perasaan dan keyakinan individu-individu. Penelitian kualitatif lebih bersifat konstruksionistik, yang beranggapan bahwa realitas itu tidak tunggal, tetapi majemuk, ada hubungan yang dinamik dan interaktif di antara individu-individu pelaku.
  • Tujuan penelitian
    Berupaya untuk menentukan suatu hubungan – hubungan serta menjelaskan sebab dari perubahan-perubahan yang terukur dalam fakta sosial. Penelitian kualitatif lebih memfocuskan kepada pemahaman tentang fenomena  sosial dari perspektif partisipan (subyek).
  • Metode dan proses penelitian
    Dalam penelitian  kuantitatif digunakan langkah – langkah penelitian yang telah dipersiapkan dengan mantap (sebelum penelitian dilaksanakan) sebagai pedoman peneliti. Sedangkan dalam strategi dan proses penelitian kalitatif itu lebih fleksibel.
  • Prototipe penelitian
    Dalam penelitian kuantitatif digunakan desain eksperimental atau korelasioanl untuk mereduksi kekeliruan (error), dan bias. Prototipe penelitian kualitiatif adalah etnogafi yang artinya hal tersebut dapat membantu pembaca memahami perspektif majemuk dalam situasi yang ada pada subyek penelitian.
  • Peran peneliti
    Dalam penelitian kuantitatif peneliti berperan sebagai pengamat jarak  jauh/analis, mungkin juga dikombinasi dengan peran manipulator jarak jauh. Responden adalah proyek untuk penelitia dalam konteks searah: Saya –>Benda.
  • Isi penelitian
    Dalam penelitian kuantitatif isi penelitian berdasarkan pandangan terfragmentasi atau berurutan sesuai hubungan sebab akibat, variabel sebagian dilihat dari interpretasi peneliti. Dalam penelitian kualitatif bagian isi penelitian sifatnya menyeluruh, terutama jika dilihat dari interpretasi responden.
  • Pentingnya konteks dalam penelitian.
    Penelitian kuantitatif berusaha membuat generalisasi universal bebas konteks. Penelitian kualitatif meyakini bahwa peristiwa-perilaku manusia dipengaruhi oleh “setting” di mana perilaku itu terjadi, sehingga perilaku manusia itu tidak dapat dipahami tanpa memahami bingkai yang didalamnya manusia menginter-pretasikan pemikiran, perasaan, dan tindakan-tindakannya. Bingkai tersebut menjadi kepedulian peneliti kualitatif selama pengumpulan dan analisis data. Penelitian kualitatif membangun generalisasi yang terikat konteks.

Nah itulah artikel tentang Metode Penelitian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan pagi kali ini, secara umum mungkin sobat bisa baca artikelnya di Wikipedia tapi artikel yang saya tulis dalam situs ini bersumber dari ppt dosen mata kuliah metode penelitian. Jika ada kekurangan atau kesalahan silakan bisa memberikan komentar karena saya sangat terbuka dalam hal tersebut. Sekian dari saya dan terima kasih telah berkunjung di situs sederhana ini.

Download dan Berikan Penilaian :

0%

Rating

Untuk mengaktifkan link download silakan berikan komentar terlebih dahulu

Download
User Rating: 5 ( 10 votes)

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah.
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur – Jawa Barat.

  • Waduh banyak juga yah jenis – jenis metode penelitian,,, lah sayamah belum pernah neliti sesuatu,, 😀 nih cocok mungkin buat mahasiswa yang mau bikin skripsi…

    • iya kang banyak juga hehehe, wah neliti apa dong selama ini? gk pernah neliti istri yang makin hari makin cantik kang? 😛

  • Lutfi Gorillaz

    mantap nih bagus buat mahasiswa tingkat akhir

    • iya kang benar sekali 😀

  • Yaumil Khairiyah

    membantu sekali

    • terima kasih sudah berkunjung kang

  • Yuni Sulistyowati

    alhamdulilah, syukron sudah memberi manfaat

    • iya mba senang bisa membantu 😀

error: Content is protected !!