Home / Metode Penelitian / Pembelajaran Sains Metode Penelitian

Pembelajaran Sains Metode Penelitian

Pembelajaran Sains Metode PenelitianPembelajaran Sains Metode Penelitian – Dimulai dari pengertian sains, hakikat ilmu, sikap, sampai dengan pembahasan tentang hubungan sains antara ilmiah dengan ilmwuan. Sumber dari artikel ini adalah dari ppt salah satu dosen mata kuliah Metode Penelitian yaitu Bpk. Hermawan Thaheer pada pertemuan pertama saat pembelajaran. Namun jika sobat ingin tau pengertian sains secara singkat dan jelas sobat bisa membaca artikelnya di Pengertian Sains Secara Singkat Dan Jelas.

Pembelajaran Sains Metode Penelitian

Hakikat Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam

Hakikat atau dasar dari pada sains adalah suatu kumpulan konsep, prinsip, hukum, ataupun teori yang dibentuk melalui suatu proses secara sistematis denagn inkuiri yang dilanjutkan dengan proses observasi secara terus – menerus. Bisa juga dikatakan sebagai suatu upaya manusia yang meliputi operasi mental, keterampilan, dan stategi untuk memanipulasi sehingga dapat diuji kembali kebenarannya yang dilandasi dengan sikap keinginan (curiousity), keteguhan hati (courage), ketekunan (persistence) yang dilakukan oleh individu untuk menyingkap rahasia yang ada di alam semesta.

Pengertian Sains atau Ilmu

  • Sains adalah suatu proses pembelajaran yang sedang atau telah dilakukan oleh manusia untuk mempelajari suatu fenomena alam sehingga menghasilkan sekumpulan fakta yang menuntun pada penemuan berbagai konsep, prinsip, generalisasi, teori, dan hukum tentang alam sebagai wujud dari produk sains.
  • Sains adalah rangkaian skema konseptual yang telah dikembangkan manusia sebagai hasil eksperimen dan pengamatan yang mendorong dilakukannya eksperimen dan pengamatan lebih lanjut.

Sains Pada Hakikatnya Mencakup Tiga Unsur Dalam Pembelajaran Sains

  1. Sains sebagai produk:
    Fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori sebagai simpulan dari serangkaian hasil proses ilmiah.
    Misalnya: prinsip ilmiah “Logam akan memuai jika dipanaskan”
  2. Sains sebagai proses atau metode:
    Proses penyelidikan yang dilakukan untuk memecahkan masalah.
    Misalnya: merumuskan hipotesis, merancang dan melakukan eksperimen, mengukur, menganalisis data, dan sebagainya.
  3. Sains sebagai Sikap:
    Keyakinan, nilai, pendapat dan aspek afeksi lainnya yang melekat pada diri individu yang diaktualisasikan dalam bentuk cara berpikir , bersikap, dan bertindak.
    Misal: tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan tanpa didukung data yang memadai dalam memecahkan masalah.

Produk Sains

  • Konsep: Gagasan atau ide yang digeneralisasikan dari pengalaman-pengalaman tertentu dan relevan kemudian diberi nama atau label.
  • Prinsip ilmiah: Generalisasi yang melibatkan beberapa konsep yang berhubungan.
  • Teori: Sekumpulan prinsip-prinsip ilmiah yang luas dan saling berhubungan yang dapat menjelaskan beragam fenomena ilmiah. Fungsi teori adalah menjelaskan, menghubungkan, dan memprediksi.

Sikap Ilmiah Dalam Pembelajaran Sains

  • Sampai sejauh mana seorang ilmuwan menerapkan sikap ilmiah dlm melakukan penelitian-penelitiannya sehingga dapat digunakan sebagai ukuran dalam menggunakan proses ilmiah untuk penemuan2 yang bermakna?
  • Penelitian untuk mencari suatu kebenaran secara ilmiah, kemudian harus mengidentifikasi problema, merumuskan hipotesis, merancang suatu eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, membahas yang diakhiri dengan menyimpulkan.
  • Menjadi seorang scientist itu artinya orang tersebut dapat menjelmakan perilaku dan sikap-sikap tersebut dalam memecahkan berbagai problema.
  • Pertanyaan Apa? Bagaimana? Dan Mengapa? Adalah tiga bentukpertanyaan yang merupakan dasar dari sains dan inti sari dari “scientific inquiry”

Sikap Ilmiah yang dimaksud antara lain :

  • Rasa ingin tahu tentang fenomena alam
  • Rendah hati
  • Skeptis (Tak terlalu yakin)
  • Sikap positif terhadap kegagalan
  • Objektif
  • Jujur
  • Terbuka

Tujuan Pembelajaran Sains

  • Memahami dan menguasai secara mendalam konsep, prinsip, teori yang essensial sebagai dasar untuk dapat menguasai produk-produk sains yang lebih kompleks.
  • Menguasai keterampilan proses sains, baik keterampilan proses sains dasar maupun terintegrasi.
  • Bertumbuh dan berkembangnya sikap ilmiah

Apa itu energi belajar? Berikut adalah Pengertian Energi Belajar

  • Energi belajar digunakan dalam tulisan ini dengan meminjam kata dari buku ”Quantum Learning”.
  • Ketika belajar, kita membutuhkan sebanyak mungkin cahaya: kepercayaan diri, minat, motivasi, AMBAK, interaksi, hubungan, kooperasi-kolaborasi, dan inpirasi untuk diubah menjadi energi pembangkit belajar.
  • Energi Belajar juga terkait dengan aspek-aspek penting dari neurolinguistic program (NLP), yaitu serangkaian penelitian yang mengkaji tentang bagaimana otak bekerja dalam mengatur informasi.
  • Energi Belajar juga terkait erat dengan konsep “percepatan belajar” (accelerated learning), yaitu seperangkat metode dan teknik pembelajaran yang memungkinkan anak didik belajar dengan kecepatan yang mengesankan, tetapi melalui upaya yang normal dan penuh keceriaan

Kegiatan Pembelajaran untuk Membangkitkan Energi Belajar

  • Learning is most effective when it’s fun (Peter Kline).
  • To learn it, do it (Robert C. Schank).
  • The traditional education system is Obsolute (Richard L. Measelle).
  • Six main pathways to the brain : we learn by what we see, what we hear, what we taste, what we touch, what we smell, and what we do (Gordon Dryden).

Kegiatan Utama Dalam Pembelajaran Sains

  • Penjelasan disertai analogi dan ilustrasi, serta metafora yang relevan atau sesuai dengan bahan ajar dan cocok dengan perkembangan intelektual dan emosional.
  • Pemberian contoh dan non-contoh untuk memantapkan pemahaman terhadap bahan pembelajaran yang disampaikan.
  • Pemberian latihan yang dapat mengembangkan pemahaman terhadap bahan pembelajaran.
  • Praktik untuk membiasakan menggunakan apa yang sudah dipelajari ke dalam tindakan-tindakan nyata

Kesimpulan tentang Ilmu Pengetahuan (Science)

“Hasil pengamatan dan pola penalaran yang dapat dipercaya dan diandalkan, serta telah dibuktikan kebenarannya.”

Perbedaan Ilmiah dan Ilmuwan

Ilmiah : dapat dipercaya, dapat diandalkan, dapat diterima logika, benar menurut anggapan umum.

Ilmuwan : Orang-orang yang mengikuti metode empiris (fisika) yang berarti pengumpulan “fakta-fakta” lewat pengamatan yang cermat dan eksperimen-eksperimen dan kemudian menarik hukum-hukum dan fakta-fakta tersebut dengan suatu prosedur logika.

Sobat sekarang sedang membaca Pembelajaran Sains Metode Penelitian, semoga apa yang sobat pelajari dapat bermanfaat umumnya bagi bangsa dan khsusnya bagi diri sendiri. Jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa komentar dan jika ada yang ingin ditanyakan bisa menghubungi admin pada bagian Contact situs ini.

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

4 comments

  1. Berasa kiliah lagi saya. Mata kuliah metode penelitian semster 6

  2. sambil menulis sambil mengingat kembali sambil berbagi. mantaps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!