Home / Grafkom / Materi Clipping Grafika Komputer

Materi Clipping Grafika Komputer

Pengertian Clipping Grafika Komputer

Istilah Kliping (Clipping) = kumpulan guntingan koran

Clipping = memotong objek dengan bentuk tertentu.

Sarana pemotong objek clipping window, dalam konteks grafika komputer, untuk melakukan clipping, kita lebih dulu harus menentukan bentuk window dan baru kemudian menentukan hanya objek yang terdapat di dalam window tersebut yang akan ditampilkan.

Setelah mengetahui pengertian clipping maka sobat bisa lanjut dengan penjelasan yang masih berkaitan dengan ruang lingkup clipping atau pemotongan tersebut, namun perlu diketahui bahwa postingan ini saya dapatkan dari hasil kuliah dosen grafika komputer universitas pakuan bogor. Sekarang lanjut ke penjelasan berikutnya tentang clipping (pemotongan).

Clipping Window / Viewport

  1. Fungsi clipping window
    Mengidentifikasi obyek yang akan di clip dan memastikan bahwa data yang di ambil hanya yang terletak di dalam clipping window.
  2. Bentuk Clipping Window :
    – Segi empat, segi tiga
    – Lingkaran atau elips
    – Poligon dan lain-lain.

Clipping 2 Dimensi

  1. Tidak semua garis harus digambar di area gambar karena garis-garis yang tidak terlihat di area gambar seharusnya tidak perlu digambar.
  2. Metode untuk menentukan bagian garis yang perlu digambar atau tidak perlu digambar disebut clipping.
  3. Clipping juga dapat diartikan sebagai suatu tindakan untuk memotong suatu objek dengan bentuk tertentu.

Ketampakan Garis (Line Visibility)

Posisi ketampakan garis terhadap area gambar (viewport) :
  1. Garis yang terlihat seluruhnya (fully visible) : garis tidak perlu dipotong
  2. Garis yang hanya terlihat sebagian (partially visible) : garis yang perlu dipotong
  3. Garis yang tidak terlihat sama sekali (fully invisible) : garis tidak perlu digambar
Ketampakan Garis (Line Visibility)
Ketampakan Garis (Line Visibility)

Algoritma Cohen-Sutherland

  • Algoritma Cohen-Sutherland merupakan metode untuk menentukan apakah sebuah garis perlu dipotong atau tidak dan menentukan titik potong garis.
  • Area gambar didefinisikan sebagai sebuah area segiempat yang dibatasi oleh xmin dan xmax,ymin dan ymax
Algoritma Cohen-Sutherland
Algoritma Cohen-Sutherland
  • Setiap ujung garis diberi kode 4 bit dan disebut sebagai region code. Region code ditentukan berdasarkan area dimana ujung garis tersebut berada.
  • Susunan region code :
Susunan region code
Susunan region code
Susunan region code
Susunan region code
Susunan region code
Susunan region code

Contoh :

Jika diketahui area gambar ditentukan dengan x min =1, y min = 1 dan x max =4, y max =41. P (–1, –2) dan (5,6)2. Q (–1,5) dan (6,7)

contoh soal
Contoh soal

maka untuk menentukan region code dari masing-masing garis tersebut adalah :
1. Garis P
Ujung garis P (–1, –2)
L=1       karena x < xmin yaitu –1 < 1
R=0       karena x < xmax yaitu –1 < 4
B=1       karena y < ymin yaitu –2 < 1
T=0       karena y < ymax yaitu –2 < 5
sehingga region code untuk ujung P (–1, –2) adalah 0101
Ujung garis P (5, 6)
L=0       karena x > xmin yaitu 5 > 1
R=1       karena x > xmax yaitu 5 > 4
B=0       karena y > ymin yaitu 6 > 1
T=1       karena y > ymax yaitu 6 > 5
sehingga region code untuk ujung P (5, 6) adalah 1010, Karena region code kedua
ujung garis tidak 0000 maka garis P kemungkinan invisible dan perlu dipotong.2. Garis Q
Ujung garis P (–1, 5)
L=1       karena x < x min yaitu –1 < 1
R=0       karena x < x max yaitu –1 < 4
B=0       karena y > y min yaitu 5 > 1
T=0       karena y = y max yaitu 5 = 5
sehingga region code untuk ujung P (–1, –2) adalah 0001
Ujung garis P (6, 7)
L=0       karena x > x min yaitu 6 > 1
R=1       karena x > x max yaitu 6 > 4
B=0       karena y > y min yaitu 7 > 1
T=1        karena y > y max yaitu 7 > 5
sehingga region code untuk ujung P (5, 6) adalah 1010
Karena region code kedua ujung garis tidak 0000 maka garis Q
kemungkinan bersifat partialy invisible dan perlu dipotong.

Menentukan Titik Potong

1. Langkah berikutnya menentukan lokasi titik potong  antara garis tersebut dengan batas area gambar.
2. Titik potong dihitung berdasarkan bit=1 dari region  code dengan menggunakan panduan tabel berikut :

Titik potong dihitung berdasarkan bit=1
Titik potong dihitung berdasarkan bit=1

3. Dengan xp1,xp2,yp1, dan yp2 dihitung  menggunakan persamaan berikut ini

Dengan xp1,xp2,yp1, dan yp2
Dengan xp1,xp2,yp1, dan yp2

4. Bergantung pada lokasi ujung garis maka akan diperoleh  2,3,atau 4 titik potong seperti gambar berikut:

Bergantung pada lokasi ujung garis
Bergantung pada lokasi ujung garis

5. Bila ditemukan titik potong lebih dari 2 pada 1  ujung maka pilih titik potong yang ada di dalam area gambar.
Untuk contoh diatas titik potong pada garis P adalah :
Region Bit B = 1 titik (1.25 , 1)
Region Bit R = 1 titik (4, 4.7)
cara mencarinya sebagai

Bila ditemukan titik potong lebih dari 2 pada 1
Bila ditemukan titik potong lebih dari 2 pada 1

Titik potong garis P (-1,-2) – (5,6)
m = y2 – y1 = 6 – (-2 ) = 8/6
x2 – x1 = 5 – (-1)
Region code 0101 di titik (-1,-2) :
• L=1
yp1 = y1 + m * (x min – x1)
= -2 + (8/6) * (1-(-1)
yp1 = 0,67
Titik potongnya adalah (xmin,yp1) = (1, 0.67)
• B=1
xp1 = x1 + (y min – y1)/ m
= -1 + (1 – (-2))/(8/6)
xp1 = 1,25
Titik potongnya adalah (xp1,ymin) = (1.25, 1)Region code 1010 di titik (5,6) :
• R=1
yp2 = y1 + m * (x max – x1)
= 6 + (8/6) * (4-5)
yp2 = 4,7Titik potongnya adalah (x max ,yp2) = (4, 4.7)
• T=1
xp2 = x1 + (y max  – y1)/ m
= 5 + (5 – 6)/( 8/6)
xp2 = 4,25
Titik potongnya adalah (xp2,y max ) = (4.25, 5)

Ada 4 titik potong pada garis P yaitu (1, 0.67), (1.25,1), (4, 4.7), (4.25, 5).   Pilih titik potong yang terdapat dalam viewport yaitu (1.25,1) dan (4, 4.7).
Nah cukup itu saja yang dapat saya bagikan pada postingan kali  ini, terima kasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk terus lihat info-info terupdate dari susantokun.com dengan mengikuti Google+ dan follow susantokun.com. Biar gk ribet tentang postingan ini tidak bisa dicopas lebih baik download saya versi pdfnya pada keterangan dibawah.
Keterangan :
Bagi yang mau download filenya tinggal klik tombol download dibawah

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah.
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur – Jawa Barat.

Check Also

Cara Menyambungkan Webiste PHP Dengan Database MySQL

Cara Menyambungkan Webiste PHP Dengan Database MySQL

Cara Menyambungkan Webiste PHP Dengan Database MySQL – Kali ini kita akan langsung membuat koneksi …

error: Content is protected !!