Laporan Praktikum Kimia Organik Senyawa Asam Karboksilat

Laporan Praktikum Kimia Organik Senyawa Asam Karboksilat

Diperbaharui 1 Mei 2020 11:06 PM

Masih pada bahasan yang sama yaitu lanjutan dari praktikum kimor sebelumnya, kali ini saya bagikan Laporan Praktikum Kimia Organik Senyawa Asam Karboksilat atau asam alkanoat.

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK SENYAWA ASAM KARBOKSILAT

Penyusun : Putri Ananda Rizwan
Universitas Pakuan Bogor

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Tujuan Percobaan

Dapat mengidentifikasi senyawa asam karboksilat

1.2 Dasar Teori

Asam karboksilat adalah suatu senyawa organik yang mengandung gugus karboksil, -COOH. Gugus karboksil mengandung gugus gugus karbonil dan sebuah gugus hidroksil, antara aksi dari kedua gugus ini mengandung gugus suatu kereaktifan kimia yang unik untuk asam karboksilat (Fesseen, 1997). Asam format berasal dari semut merah (asam dan nama), lebah, jelatang dan sebagainya (juga sedikit dalam uritne dan peluh).

Sifat fisika cairan, tak berwarna, merusak kulit, berbau tajam, larut dalam H2O dengan sempurna. Sifat kimia : asam paling kuat dari asam-asam karboksilat, mempunyai gugus asam dan aldehid (Riawan, 1990).Asdam asetat (CH3COOH) sejauh ini merupakan asam karboksilat yang paling penting diperdangaangan, industri dan laboratorium. Bentuk murninya disebut asam asetat glasial karena seyawa ini menjadi padat seperti es bila didinginkan.Adapun sifat-sifat yang dimiliki oleh asam karboksilat adalah :

  1. Reaksi Pembentukan Garam
    Garam organik yang membentuk dan memiliki sifat fisik dari garam anorganik padatannya, NaCl dan KNO3 adalah garam organik yang meleleh pada temperatur tinggi, larut dalam air dan tidak berbau. Reaksi yang terjadi adalah : HCOOH + Na₊ → H2O.
  2. Reaksi Esterifikasi
    Ester asam karboksilat ialah senyawa yang mengandung gugus -COOR dengan R dapat berbentuk alkil. Ester dapat dibentuk berkat reaksi langsung antara sam karboksilat dengan alkogol. Secara umum peraksinya adalah : RCOOH + R’ OH → H2O.
  3. Reaksi Oksidasi
    Reaksi terjadi pada pembakaran atau reagen yang sangat kokong dan kuat seperti asam sulfat, CrO3, panas. Gugus asam karboksilat teroksidasi sangat lambat.
  4. Pembuatan Asam Karboksilat
    Beberapa cara pembentukan asam karboksilat dengan jalan sintesa dapat dikelompokkan dalam 3 cara yaitu : reaksi hidrolisis turunan asam karboksdilat, reaksi oksidasi, reaksi grignat. Asam karboksilat, dengan basa akan membentuk garam dan dengan alkogol menghasilkan eter. Banyak dijumpai dalam lemak dan minyak, sehingga sering disebut juga asal lemak. Pembuatannya antaralain melalui oksidasi alkogol primer, sekunder, atau aldehida, oksidasi alkena, oksidasi alkuna hidrolisa alkil sianida (suatu nitril) dengan HCl ncer, hidrolisa ester dengan asam, hidrolisa asil hadlida, dan reagen organolitium (Wilbraham, 1992).

BAB II METODE KERJA

2.1 Alat dan Bahan

a. Alat

  • Batang pembungkus
  • Breaker glass
  • Penangas air
  • Penjeput kayu
  • Plt universal
  • Tabung reaksi

b. Bahan

  • AgNO3
  • Air
  • Ba (OH)2
  • CH3COOH (asam asetat)
  • C6H5COOH (asam benzoat)
  • (COOH)2 (asam oksalat)
  • Etil alkohol
  • HCOOH (asam format)
  • HCl
  • H2SO4 encer
  • H2SO4 pekat
  • NAOH
  • NH4OH
  • KMnO4
  • Pereaksi fehling
  • Pereaksi schiff
  • Pereaksi tollens

2.2 Cara Kerja

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Data Pengamatan

3.2 Reaksi Kimia

3.3 Pembahasan

Praktikum kali ini adalah identifikasi Asam Karboksilat. Larutan sampel yang diuji yaitu asam format, sam asetat, asam oksalat dan asam benzoat.Pada pengujian asam format menimbulkan bau semut merah yang sangat menyengat, karena asam format berasal dari semut merah. Ketika direaksikan dengan NH4OH dan AgNO3 menghasilkan ↓hitam. Dengan H2SO4 + KMnO4 menghasilkan ↑ dan ↓ CO2 pada batang pengaduk.Pada pengujian dengan peraksi tollens tidak terbentuk cermin perak, dengan fehling dan dengan pereaksi schiff warna larutan merah fanta sedangkan pada aldehid warna larutan merah bata, sehingga pengujian ini dapat diketahui perbedaan aldehid dan asam karboksilat. PH asam format yaitu 1, menunjukkan asam kuat.

Pada pengujian asam asetat pada saat esterifikasi menghasilkan batu balon tioup dan ketika direaksikan dengan HCl dan KMnO4 menghasilkan ↓putih dan gas CO2. ↓ dan ↑ dapat diidentifikasi dengan memasukkan batang pengaduk yang telah dicelupkan pada larutan Ba(OH)2 kedalam tabung reaksi. PH asam asetat ini yaitu 4.Pada pengujian asam oksalat bau asam sulit diidentifikasi dengan penambahan air saja, mungkin jika dilakukan esterifikasi bau dapat diidentifikasi. Ketika direaksikan dengan H2SO4 pekat dan KMnO4 menghasilkan ↓putih keruh dan ↑CO2, PH = 2.

Pada pengujian asam benzoat, sulit larut ketika ditambahkan dengan air, kemudian dipanaskan untuk mempercepat reaksi, barulah larut. Hal tersebut dikarenakan asam benzoat memiliki gugus benzen yang sulit terurai. Ketika dilakukan reaksi esterifikasi timbul batu etil benzoat yang barunya seperti (lupa). PH asam benzoat ini yaitu 3, yang menunjukkan bahwa asam benzoat merupakan asam kuat.

BAB IV KESIMPULAN

Kesimpulan dari praktikum ini antara lain :

  • Asam format bau semut yang sangat menyengat karena berasal dari semut merah
  • Asam karboksilat ang diuji pada percobaan ini merupakan asam kuat, terbukti dengan identifikasi PH asam format PH 1, asam asetat PH 4, asam oksalat PH 2, dan asam benzoat dengan PH 3
  • Asam benzoat sulit larut dalam air karena mengandung gugus benzen
  • Pengujuan dengan pereaksi tollens, schiff, dan fehling menghasilkan suatu hasil yang negatif, ini menunjukkan perbedaan antara asam karboksilat dengan aldehid.

DAFTAR PUSTAKA

  • Fesseden, Ralph J, dan Fesseden, Joan S. 1997. Dasar – Dasar Kimia Organik, Jakarta : Bina Aksara
  • Riawan, S. 1990. Kimia Organik Edisi 1, Jakarta : Bina Rupa Aksara
  • Wilbraham, Antony C. 1997. Pengantar Kimia Organik, ITB : Bandung

Baca Juga :

Laporan Praktikum Kimia Organik Senyawa Hidrokarbon
Laporan Praktikum Kimia Organik Senyawaan Alkohol
Laporan Praktikum Kimia Organik Aldehid dan Keton
Laporan Praktikum Kimia Organik Amina dan Amida

susantokun avatar
susantokun
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.
Kebijakan Berkomentar :
  • Dilarang berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, HOAX, PORNO.
  • Mohon sertakan informasi detail saat terjadi error (pesan error, sreenshoot, code, logs, dsb.).
Silakan baca terlebih dahulu kebijakan berkomentar sebelum berkomentar.
KOMENTAR TERBARU