Home / Education / Farmasi / Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Amina dan Amida

Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Amina dan Amida

Laporan Praktikum Kimia Organik 1 - Amina dan Amida
Kimia Organik Amina dan Amida (Sumber Foto : commons.wikimedia.org)

Lanjut ke Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Amina dan Amida, dan jangan lupa untuk terus kunjungi susantokun.com biar sobat mengetahui update-an seputar pendidikan seperti pelajaran dan ilmu pengetahuan, baik itu untuk SMP, SMA, dan mahasiswa. Jadi cukup tekan Ctrl + D untuk bookmark situs edukasi ini.

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1

AMINA DAN AMIDA

Penyusun : Putri Ananda Rizwan
Universitas Pakuan Bogor

BAB I

PENDAHULUAN


1.1 Tujuan Percobaan
Dapat mengidentifikasi reaksi-reaksi dari senyawa yang mengandung ugus Nitrogen
 
1.2 Dasar Teori

Nitrogen terdapat dalam keadaan bebas di udara 78% dari dalam senyawa seperti garam nitrat dan garam Ammonium. Sifat Nitrogen :

  1. Sukar bereaksi karena energi ikatannya besar
  2. Reaksi nitrogen umumnya endoterm dan memerlukan katalis
  3. Satu-satunya logam yang bereaksi dengan nitrogen pada suhu kamar Li dan membentuk senyawa-senyawa kovalen dengan bilangan oksidasi -3 sampai +5

Contoh senyawa organik bernitrogen yaitu Amida dan Amina, yang diturunkan dari NH3, dimana satu atau lebih atom H yang terdapat pada NH3 digantikan oleh gugus alkil.

Amina merupakan senyawa organik dan gugus fungsional yang isinya terdiri dari senyawa nitrogen dan dengan pasangan sendiri. Karena amina merupakan turunan organik dari ammonia amina yang memiliki sifat mirip dengan ammonia seperti alkohol dan eter terhadap air.

Rumus umum untuk senyawa amonia adalah C2H2n+3N
Klarifikasi amina didasarkan atas jumlah atom H dalam NH3 yang digantikan oleh gugus alkil / aril :

Amina Primer R – NH2 CH3 – NH2 Metil Amina
Amina Sekunder R – NH – R2 CH3 – NH – CH3 Dimetil Amina
Amina Tersier R – N – R2 CH3 – N – CH3 Trimetil Amina
[info title=”Keterangan” icon=”info-circle”]- Bila tabel tidak muncul atau tidak terbaca maka gunakan View Versi Web, lihat dibagian bawah artikel
– Untuk bagian Amina tersier yang tenah ada turunannya yaitu N – R3 dan N – CH3 untuk yang tengah[/info]Amida adalah turunan asam karboksilat yang paling tidak reaktif, karena itu digolongkan senyawa ini banyak ditemukan di alam. Amida terpenting adalah protein. AMina sangat polar dan mudah membentuk ikatan hidrogen. Titik didinya tinggi dibandingkan senyawa lain dengan bobot molekul yang sama, namun subtiusi aktif pada dinitrogen cenderung menurunkan titik didih dan titik lelehnya karena menurunnya kemampuan memberikan ikatan hidrogen.

BAB II

METODOLOGI KERJA


2.1 Alat dan Bahan
a. Alat
  1. Breaker Glass
  2. Cawan penyuap
  3. Indikator PH Universal
  4. Kertas kanji iodida
  5. Kertas lakmus
  6. Penangas air
  7. Spirtus
  8. Tabung reaksi
b. Bahan
  1. Amilin
  2. Asetamida
  3. Aquadest
  4. Es
  5. Hablur urea
  6. HCl pekat
  7. Kloroform
  8. Larutan
  9. Minyak kelapa
  10. NaOH 30%
  11. NaNO2
2.2 Cara Kerja

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN


3.1 Data Pengamatan3.2 Reaksi Kimia3.3 Pembahasan

Percobaan kali ini yaitu tentang senyawa organik bernitrogen. Bahan yang digunakan adalah Anilin, Asetamida, Urea, dan senyawa organik berhalogen diuji sampel kloroform.

Pada saat uji elarutan, anilin sukar larut dalam air,  terjadi 2 lapisan seperti ada lapisan minyak, sedangkan asetamida larut dalam air, namun kloroform sedikit larut dalam air karena merupakan senyawa semipolar, dan ketika ditambah minyak kelapa dapat larut dengan baik.

Pada saat uji lakmus, amilin merubah lakmus biru merah menjadi biru karena merupakan basa lemah, tetapi ketika diuji dengan indikator pH menunjukkan pH 6, hal ini mungkin disebabkan karena anilin yang digunakan disimpan diruangan asam, sehingga mungkin terkontaminasi oleh uap asam pekat. Begitupun dengan asetamida, memiliki pH 6 namun arutan ini merupakan basa lemah.

Pada saat uji bakar, anilin dan kloroform tiak dapat dibakar, tetapo kloroform mudah menguap.

Urea mencair ketika ditambahkan NaOH 30% dan ketika dipanaskan dengan waktu yang cuup lama akan membentuk kristal. Urena memiliki pH 14 yang menunjukkan bahwa urea merupakan basa kuat.

 

BAB IV

KESIMPULAN


Dari hasil percobaan dapat ditarik kesimpulan :
  1. Aniliri merupakan basa lemah dibuktikan dengan perubahan lakmus merah menjadi biru dengan pH 6
  2. Aniliri dan kloroform (CHCl3) tidak dapat dibakar
  3. Kloroform bersifat semipolar, sedikit larut dalam air dan dapat larut dengan baik dalam minyak kelapa
  4. Asetamida dapat larut dalam air.

DAFTAR PUSTAKA

  • H. Pine, Stanley, dkk. 2009. Analisis Unsur. Jakarta : Erlangga
  • Matsjeh, Sabirin. 1993. Kimia ORganik Dasar 1. Yogyakarta : Bina Aksara
  • Solomon, Sally. 1983. Introduction to General, Organik, dan Biological Chemistry Edisi Pertama, McGraw Hill Book Compani, MC. USA

Itulah Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Amina dan Amida yang dapat saya bagikan ke sobat sekalian.

Unduh File dan Berikan Penilaian :

Keaslian Artikel - 10
Tingkat Kebenaran - 9

9.5

Rating

User Rating: 4.7 ( 1 votes)

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

Check Also

Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Aldehid dan Keton

Sebagai lanjutan dari laporan-laporan praktimum kimor sebelumnya, berikut adalah Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – …

error: Content is protected !!