Home / Education / Farmasi / Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius

Selamat sore dan asslammualaikum wr. wb, kali ini saya akan berbagi suatu Laporan mengenai praktikum farmasetika tentang resep pulvis adspersorius yang pada artikel sebelumnya Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis dan sekarang berlanjut ke adspersorius. Perlu diperhatikan bahwa ini merupakan hasil dari praktikum dari salah seorang mahasiswi universitas pakuan bogor dan bila ada perbedaan dari segi penulisan, bahasan dan segala macamnya bisa disesuaikan artinya dapat dikemas sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga :1. Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulveres 2. Laporan Praktikum Farmasetika Resep Kapsul 3. Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis

LAPORAN PRAKTIKUM FAMASETIKA
RESEP PULVIS ADSPERSORIUS

Penyusun : Putri Ananda Rizwan
Universitas Pakuan Bogor

 

 

Jl. Bangkok No.14
SIP No. 162/kanwil/2009
Bogor, 3-12-2016

R/ Acid Salicyl 2%
Acid Boric 3%
Sulfur 1%
M.f Pulvis Adsp talk 30
S.ue

Pro : Ny. Asuna
Alamat : Jl. SAO

I. Kelengkapan Resep

  1. Nama dan alamat dokter : Ada alamat, tidak ada nama (Jl. Bangkok No.14)
  2. Nomor ijin praktek : Ada (SIP No.162/kanwil/2009)
  3. Nama dan jumlah bahan : Ada (Acid Salicyl 2%, Acid Boric 3%, Sulfur 1%, Talkum 30)
  4. Perintah membuat sediaan : Ada (M.f. Pulvis Adsp talk 30)
  5. Aturan pakai : Ada (S.ue)
  6. Paraf dokter : Tidak ada
  7. Nama pasien : Ada (Ny. Asuna)
  8. Karakteristik pasien : Ada (Ny berarti wanita dewasa)
  9. Alamat pasien : Ada (Jl. SAO)

II. Klarifikasi Obat

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius

III. Deskripsi Obat

  1. Acidum Salicylicum
    a. Pemerian : hablur ringan tidak berwarna atau serbuk berwarna putih hampir tidak berbau; rasa agak manis dan tajam
    b. Kelarutan : larut dalam 550 bagian air dan dalam 4 bagian etanol (95%) ; mudah larut dalam kloroform dan dalam eter ; larut dalam larutan amonium aset , dinatrium hidrogen posfat ; Kalium sitrat dan Natrium sitrat
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Keratolitikum, Antifungi
  2. Acidum Boricum
    a. Pemerian : hablur; serbuk hablur putih atau sisik mengkilap tidak berwarna; kasar; tidak berbau; rasa agak asam dan pahit kemudian manis
    b. Kelarutan : larut dalam 20 bagian air, dan 3 bagian air mendidih, dalam 16 bagian etanol (95%) dan dalam 5 bagian gliserol
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Antiseptikum Ekstern
  3. Sulfur Praecipitatum
    a. Pemerian : tidak berbau; tidak berasa
    b. Kelarutan : praktis tidak larut dalam air; sangat mudah larut dalam karbondisulfida ; sukar larut dalam minyak zaitun ; sangat sukar larut dalam etanol (95%)
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Antiskabies
  4. Talcum (Talk)
    a. Pemerian : serbuk hablur; sangat halus licin; mudah melekat pada kulit; bebas dari butiran; warna putih atau putih kelabu
    b. Kelarutan : tidak larut dalam hampir semua pelarut
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Zat tambahan

IV. Masalah dan Pemecahan

  • Tidak ada nama dan paraf dokter
  • Sulfur tidak bisa diayak, karena akan menghasilkan arus listrik / tidak diayak dengan ayakan sutra atau logam sehingga dimasukkan terakhir
  • Acid salicyl ditetesi etanol 96%, dikeringkan engan sedikit talkum
  • Bobot setiap bahan pada penimbangan ditambah 10% dan masing-masing zat pada resep karena akan dilakukan pengayakan, kecuali sulfur.

V. Perhitungan Dosis : –

VI. Formula

  • Acid Salicyl 2%
  • Acid Boric 3%
  • Sulfur 1%
  • Talk 30g

VII. Penimbangan Bahan

  1. Acid Salicyl 2% = 2/100  x 30g = 0,6g + (0,6g x 10%) = 0,66g
  2. Acid Boric 3% = 3/100 x 30g = 0,9g + (0,6g x 10%) = 0,99g
  3. Sulfur 1% = x 30g = 1/100 x 30 = 0,3g + (0,3g x 10%) = 0,33g
  4. Talk 30g – 1,8g = 28,2g + (28,2g x 10%) = 31,02g

VIII. Cara Kerja

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Lapisi / alasi lumpang dengan serbet
  3. Timbang bahan yang dibutuhkan
  4. Masukan Acid salicyl lalu tetesi etanol 96% ad larut, gerusu ad homogen
  5. Tambahkan Acid boric, gerus ad homogen
  6. Keringkan dengan talk, gerus ad homogen
  7. Tambahkan sisa talk, gerus ad homogen
  8. Kumpulkan serbuk, ayak dengan pengayak dengan derajat halus 100 mesh kemudian timbang sebanyak 29,7
  9. Masukan serbuk kedalam mortir, tambahkan sulfur, gerus sebentar ad homogen
  10. Setelah selesai pencampuran bahan kemudian serbuk timbang sebanyak 30g
  11. Masukan kedalam pot bedak, beri etiket biru

IX. Tempat, Etiket, dan Penyimpanan

  1. Etiket = biru
  2. Label = –
  3. Wadah = pot bedak
Apotek Farmasi UNPAK
Jl. Pakuan Bogor
APA: Putri Ananda Rizwan, S. Farm., Apt
SIK : 066115281/III/2015
No. 2 Tgl. 7-12-2016
Ny. Asuna
Untuk pemakaian luar taburkan
TTD

 

Unduh File dan Berikan Penilaian :

Rating

User Rating: 5 ( 1 votes)

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

Check Also

Senyawa Asam Karboksilat

Laporan Praktikum Kimia Organik 1 – Senyawa Asam Karboksilat

Masih tetap pada hal yang sama yaitu lanjutan dari praktikum kimor sebelumnya, kali ini saya …

error: Content is protected !!