Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis Adspersorius

Diperbaharui 1 Mei 2020 7:58 PM

Kali ini saya akan berbagi suatu laporan mengenai praktikum farmasetika tentang resep pulvis adspersorius yang pada artikel sebelumnya resep pulvis dan sekarang berlanjut ke laporan praktikum farmasetika resep pulvis adspersorius.

Perlu diperhatikan bahwa ini merupakan hasil dari praktikum dari salah seorang mahasiswi universitas pakuan bogor dan bila ada perbedaan dari segi penulisan, bahasan dan segala macamnya bisa disesuaikan artinya dapat dikemas sesuai dengan kebutuhan.

LAPORAN PRAKTIKUM FARMASETIKA RESEP PULVIS ADSPERSORIUS

Penyusun : Putri Ananda Rizwan
Universitas Pakuan Bogor

Jl. Bangkok No.14
SIP No. 162/kanwil/2009
Bogor, 3-12-2016

R/ Acid Salicyl 2%
Acid Boric 3%
Sulfur 1%
M.f Pulvis Adsp talk 30
S.ue

Pro : Ny. Asuna
Alamat : Jl. SAO

I. Kelengkapan Resep

  • Nama dan alamat dokter : Ada alamat, tidak ada nama (Jl. Bangkok No.14)
  • Nomor ijin praktek : Ada (SIP No.162/kanwil/2009)
  • Nama dan jumlah bahan : Ada (Acid Salicyl 2%, Acid Boric 3%, Sulfur 1%, Talkum 30)
  • Perintah membuat sediaan : Ada (M.f. Pulvis Adsp talk 30)
  • Aturan pakai : Ada (S.ue)
  • Paraf dokter : Tidak ada
  • Nama pasien : Ada (Ny. Asuna)
  • Karakteristik pasien : Ada (Ny berarti wanita dewasa)
  • Alamat pasien : Ada (Jl. SAO)

II. Klarifikasi Obat

Klarifikasi Obat Pulvis Adspersorius

III. Deskripsi Obat

  1. Acidum Salicylicum
    a. Pemerian : hablur ringan tidak berwarna atau serbuk berwarna putih hampir tidak berbau; rasa agak manis dan tajam
    b. Kelarutan : larut dalam 550 bagian air dan dalam 4 bagian etanol (95%) ; mudah larut dalam kloroform dan dalam eter ; larut dalam larutan amonium aset , dinatrium hidrogen posfat ; Kalium sitrat dan Natrium sitrat
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Keratolitikum, Antifungi
  2. Acidum Boricum
    a. Pemerian : hablur; serbuk hablur putih atau sisik mengkilap tidak berwarna; kasar; tidak berbau; rasa agak asam dan pahit kemudian manis
    b. Kelarutan : larut dalam 20 bagian air, dan 3 bagian air mendidih, dalam 16 bagian etanol (95%) dan dalam 5 bagian gliserol
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Antiseptikum Ekstern
  3. Sulfur Praecipitatum
    a. Pemerian : tidak berbau; tidak berasa
    b. Kelarutan : praktis tidak larut dalam air; sangat mudah larut dalam karbondisulfida ; sukar larut dalam minyak zaitun ; sangat sukar larut dalam etanol (95%)
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Antiskabies
  4. Talcum (Talk)
    a. Pemerian : serbuk hablur; sangat halus licin; mudah melekat pada kulit; bebas dari butiran; warna putih atau putih kelabu
    b. Kelarutan : tidak larut dalam hampir semua pelarut
    c. Panyimpanan : dalam wadah tertutup baik
    d. Khasiat dan penggunaan : Zat tambahan

IV. Masalah dan Pemecahan

  • Tidak ada nama dan paraf dokter
  • Sulfur tidak bisa diayak, karena akan menghasilkan arus listrik / tidak diayak dengan ayakan sutra atau logam sehingga dimasukkan terakhir
  • Acid salicyl ditetesi etanol 96%, dikeringkan engan sedikit talkum
  • Bobot setiap bahan pada penimbangan ditambah 10% dan masing-masing zat pada resep karena akan dilakukan pengayakan, kecuali sulfur.

V. Perhitungan Dosis : –

VI. Formula

  • Acid Salicyl 2%
  • Acid Boric 3%
  • Sulfur 1%
  • Talk 30g

VII. Penimbangan Bahan

  • Acid Salicyl 2% = 2/100  x 30g = 0,6g + (0,6g x 10%) = 0,66g
  • Acid Boric 3% = 3/100 x 30g = 0,9g + (0,6g x 10%) = 0,99g
  • Sulfur 1% = x 30g = 1/100 x 30 = 0,3g + (0,3g x 10%) = 0,33g
  • Talk 30g – 1,8g = 28,2g + (28,2g x 10%) = 31,02g

VIII. Cara Kerja

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Lapisi / alasi lumpang dengan serbet
  3. Timbang bahan yang dibutuhkan
  4. Masukan Acid salicyl lalu tetesi etanol 96% ad larut, gerusu ad homogen
  5. Tambahkan Acid boric, gerus ad homogen
  6. Keringkan dengan talk, gerus ad homogen
  7. Tambahkan sisa talk, gerus ad homogen
  8. Kumpulkan serbuk, ayak dengan pengayak dengan derajat halus 100 mesh kemudian timbang sebanyak 29,7
  9. Masukan serbuk kedalam mortir, tambahkan sulfur, gerus sebentar ad homogen
  10. Setelah selesai pencampuran bahan kemudian serbuk timbang sebanyak 30g
  11. Masukan kedalam pot bedak, beri etiket biru

IX. Tempat, Etiket, dan Penyimpanan

  • Etiket = biru
  • Label = –
  • Wadah = pot bedak

Apotek Farmasi UNPAK
Jl. Pakuan Bogor
APA: Putri Ananda Rizwan, S. Farm., Apt
SIK : 066115281/III/2015

No. 2 Tgl. 7-12-2016

Ny. Asuna
Untuk pemakaian luar taburkan

TTD

Itulah artikel laporan praktikum farmasetika resep pulvis adspersorius yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulveres
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Kapsul
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Pulvis
Laporan Praktikum Farmasetika Resep PIL
Laporan Praktikum Farmasetika Resep Emulsi

susantokun avatar
susantokun
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.
Kebijakan Berkomentar :
  • Dilarang berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, HOAX, PORNO.
  • Mohon sertakan informasi detail saat terjadi error (pesan error, sreenshoot, code, logs, dsb.).
Silakan baca terlebih dahulu kebijakan berkomentar sebelum berkomentar.
KOMENTAR TERBARU