Home / Education / Science / Mengenal Perbedaan Gejala Alam Biotik dan Anbiotik di Sekeliling Kita

Mengenal Perbedaan Gejala Alam Biotik dan Anbiotik di Sekeliling Kita

Mengenal Perbedaan Gejala Alam Biotik dan Anbiotik di Sekeliling Kita – Menyimak pelajaran ilmu pengetahuan biologi atau science sangat menarik. Kali ini Sobat akan dikenalkan dengan dua macam gejala alam yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Ada gejala alam biotik dan gejala alam anbiotik. Kedua gejala alam tersebut berkontribusi langsung terhadap kelestarian kehidupan di bumi. Berbicara mengenai kehidupan, komponen-komponen yang termasuk pada biotik antara lain manusia, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Sedangkan komponen-komponen yang termasuk pada anbiotik antara lain cahaya, air, dan udara.

Mengenal Perbedaan Gejala Alam Biotik dan Anbiotik di Sekeliling Kita

Mengenal Perbedaan Gejala Alam Biotik dan Anbiotik di Sekeliling Kita

Pengertian Gejala Alam Biotik dan Contohnya

Gejala alam biotik merupakan kondisi lingkungan yang terlihat dari kejadian mahluk hidup.
Sebagai contoh:
1. Kejadian virus yang dibawa oleh nyamuk dan memberikan penyakit demam berdarah kepada seseorang.
2. Kejadian di pertanian dan perkebunan yang diserang oleh hama. Sehingga menyebabkan tanaman mengalami gangguan pertumbuhan atau bahkan mati.
3. Kejadian kolam ikan Sobat di rumah yang ditumbuhi oleh tanaman enceng gondok.

Pengertian Gejala Alam Anbiotik dan Contohnya

Gejala alam anbiotik merupakan kondisi lingkungan yang terlihat dari kejadian benda mati atau tidak hidup.
Sebagai contoh:
1. Kejadian alam seperti banjir akibat derasnya hujan yang turun sepanjang hari menunjukkan gejala alam anbiotik.
2. Kejadian kebakaran hutan akibat pengaruh alam maupun tangan jahil manusia sehingga menyebabkan atmosfer terselubungi asap.
3. Kejadian kemarau panjang di Indonesia sehingga menyebabkan banyak tanah menjadi tandus dan tidak dapat ditanam tanaman adalah bagian dari contoh gejala anbiotik.
Selain perlu mengenali komponen dan gejala dari biotik dan anbiotik, Sobat juga diajak untuk mengetahui apa saja yang dimaksud sebagai obyek biotik dan obyek anbiotik. Sebagai tambahan bekal untuk pemahaman science, maka simaklah penjelasan berikut ini.

Ciri-ciri Obyek Biotik

1. Ciri pertama mengenali obyek biotik adalah jika obyek tersebut bergerak. Entah jenis gerakannya itu aktif maupun pasif, asal Sobat melihatnya bergerak, maka termasuk sebagai obyek biotik.

  • Obyek bergerak aktif adalah ketika Sobat melihat obyek tersebut melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain. Contoh dari obyek biotik aktif seperti manusia. Manusia dapat berjalan, berlari, melompat, dan masih banyak melakukan kegiatan lainnya.
  • Obyek bergerak pasif adalah ketika Sobat melihat obyek tersebut bergerak tanpa melakukan perpindahan sekecil apapun. Contoh dari obyek biotik pasif seperti pertumbuhan tanaman. Ketika tanaman tumbuh, maka yang bergerak adalah batang yang mengalami perpanjangan, tanpa melakukan perpindahan tempat.

2. Ciri kedua adalah jika obyek tersebut bernapas. Adapun mahluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan pastilah bernapas agar dapat hidup. Contoh, manusia bernapas dengan menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida.

Baca juga :

3. Ciri ketiga adalah jika obyek tersebut memerlukan makanan untuk bertahan hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan mengalami proses pertumbuhan dan agar itu terjadi, maka diperlukan asupan makanan.

4. Ciri keempat berkaitan dengan ciri yang ketiga dari obyek biotik, yaitu pertumbuhan. Jika Sobat melihat obyek tertentu tumbuh, maka termasuk sebagai obyek biotik. Contohnya pun sangat mudah diamati sebagai contoh pada manusia. Mulai sejak bayi, balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan pertambahan tinggi dan berat badan adalah ciri dari pertumbuhan biotik.

5. Ciri kelima pada obyek biotik adalah mengalami perkembangbiakkan. Mahluk hidup memiliki sistem reproduksi untuk memperbanyak keturunan.

6. Ciri keenam adalah obyek biotik memiliki rangsangan yang bertujuan sebagai pertahanan diri. Sobat dapat mengenali ciri ini pada tumbuhan daun putri malu yang ketika daunnya disentuk, maka akan daun tersebut mengatup.

Ciri-ciri Obyek Anbiotik

1. Ciri pertama dari obyek anbiotik berdasarkan ukuran. Ada ukuran besar maupun ukuran kecil.

2. Ciri kedua adalah dari warna sesuai dengan obyek yang Sobat amati. Sebagai contoh, ketika mengamati batu, maka dapat menentukan bahwa batu tersebut berwarna hitam.

3. Ciri ketiga terlihat dari tekstur dan bentuk. Sebagai contoh, Sobat akan merasakan butiran kasar ketika memegang gumpalan pasir.

4. Ciri keempat dapat Sobat kenali dari rasa. Sebagai contoh, gula memiliki rasa yang manis di lidah.

Semoga dengan Sobat menyimak gejala biotik dan anbiotik di atas, ilmu pengetahuan alam akan semakin bertambah luas. Sehingga ketika Sobat sedang berada di luar rumah, maka dapat membedakan manakah yang termasuk obyek biotik dan obyek anbiotik. Jadi, tentu sangat menarik mempelajari bidang science mulai sekarang.

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

Check Also

DNA Pengertian, Struktur dan Fungsinya

DNA: Pengertian, Struktur dan Fungsinya

DNA: Pengertian, Struktur dan Fungsinya – Susantokun. Setiap makhluk yang bernyawa memiliki DNA. Meski mirip …

error: Content is protected !!