Pengertian Peluang Usaha

Pengertian Peluang Usaha

Diperbaharui 29 April 2020 1:53 AM

Setiap orang mempunyai peluang  (opportunity) untuk maju dengan menciptakan peluang usaha. Berikut adalah Pengertian Peluang Usaha, SWOT, BEP.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha

  • Minat
    Mulailah usaha dari sesuatu hal yang diminati atau disukai (misalnya dalam bidang industri, kerajinan dan perdagangan atau jasa)
  • Modal
    Mulailah usaha dengan modal seadanya tanpa ragu-ragu
  • Relasi
    Mulailah usaha dengan menjalin relasi/ hubungan dengan keluaraga atau teman yang sudah menekuni atau yang bersimpati ke anda.

Faktor dan jenis usaha

  • Jenis usaha yang secara realistis  akan memberikan laba (faktor keuntungan)
  • Jenis usaha yang dikuasai, mudah mengurus,mengerjakan & memeliharanya (faktor pengusahaan teknis & manajemen)
  • Jenis usaha yang produknya disenangi&mudah memasarkan produknya&sedikit pesaingnya (faktor pemasaran & persaingan)
  • Jenis usaha yang bahan baku dan tenaga kerjanya mudah  didapat (faktor bahan baku dan tenaga kerja)
  • Jenis usaha yang mampu diukur risikonya (faktor risiko)
  • Jenis usaha yang mendapat dukungan serta perlindungan pemerintah (faktor fasilitas dan kemudahan)

Analisa SWOT

Apa itu analisa swot? Analisa ini sering digunakan  untuk mengetahui apakah  peluang yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal walaupun ada ancaman  dan kelemahan  yang dapat disikapi dengan bijak sehingga dapat menjadi suatu kekuatan.

Analisa Pendapatan & Pengembangan

  • Tujuan usaha = Pendapatan (Laba)
  • Analisis perkiraan pendapatan dengan faktor minimum & maksimum
  • Analisis BEP (Break Event Point) yang akan di dapat pada pendapatan ke berapa
  • Setelah menganalisis Pendapatan analisis pengembangan usaha ke depan

Analisa BEP

Untuk menetapkan kebijakan pada bisnis yang profitable dibutuhkan analisa untuk melihat “ apakah margin kontribusi sudah dapat menutup fixed cost?“

Definisi BEP

Apa itu BEP? Break Even Point = BEP = Titik Pulang Pokok adalah keadaan suatu usaha ketika TIDAK MEMPEROLEH LABA dan TIDAK RUGI (Titik impas)

  • Untuk keperluan analisa tersebut perlu mempelajari kaitan antara REVENUE, COST, NETT PROFIT
  • Dengan BEP maka pebisnis dapat mengambil keputusan yang berkaitan dengan pengurangan atau penambahan harga jual, biaya dan laba

Untuk apa analisa BEP digunakan?

  1. Mengetahui jumlah penjualan minimal yang harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian
  2. Mengetahui jumlah penjualan yang harus dicapai untuk memperoleh tingkat keuntungan tertentu
  3. Mengetahui seberapa jauh berkurangnya penjualan agar perusahaan tidak menderita kerugian
  4. Mengetahui bagaimana efek perubahan harga jual, biaya dan volume penjualan terhadap keuntungan

Analisa BEP memberikan hasil yang baik jika ASUMSI berikut terpenuhi

  1. Perilaku penerimaan dan pengeluaran dilukiskan dengan akurat dan bersifat linier sepanjang jangkauan bisnis yang relevan
  2. Biaya dapat dipisahkan antara biaya tetap dan biaya variable
  3. Efisiensi dan produktivitas tidak berubah
  4. Harga jual tidak mengalami perubahan
  5. Biaya biaya tidak berubah
  6. Bauran penjualan akan konstan
  7. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara persediaan awal dan persediaan akhir

Baca Juga :

Pengertian, Tujuan, Manfaat Dan Masalah Wirausaha

susantokun avatar
susantokun
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.
Kebijakan Berkomentar :
  • Dilarang berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, HOAX, PORNO.
  • Mohon sertakan informasi detail saat terjadi error (pesan error, sreenshoot, code, logs, dsb.).
Silakan baca terlebih dahulu kebijakan berkomentar sebelum berkomentar.
KOMENTAR TERBARU