Home / Education / Ilmu Komputer / Pengertian Network Administration

Pengertian Network Administration

Pengertian Network Administration
Pengertian Network Administration – Susantokun. Materi ini saya dapatkan dari presentasi salah satu dosen mata kuliah jaringan komputer yaitu Bpk. Kotim Subandi, S.Kom., MT. Network Administration merupakan professional yang bertanggung jawab atas pemeliharaan perangkat keras komputer dan perangkat lunak yang terdiri dari sebuah jaringan komputer. Biasanya bertugas untuk melakukan konfigurasi, pemeliharaan, pemeliharaan, dan monitoring jarinngan. Dimana fungsinya untuk spesialisasi jaringan atau  analisis jaringan.
Administrator bertanggung jawab atas keamanan dari jaringan dan untuk menetapkan alamat IP ke perangkat yang terhubung ke jaringan. Menetapkan dan memberikan alamat subnet IP untuk mengontrol administrator atas personil yang terhubung ke subnet. Hal ini juga membantu untuk memastikan bahwa administrator mengetahui setiap sistem yang terhubung dan yang secara pribadi bertanggung jawab untuk sistem

Tools-tools Network Administration

  1. Tools untuk analisis network
  2. Tools untuk melakukan scanning
  3. Tools untuk memantau traffik jaringan

Tools untuk analisis network

  1. Wireshark : Wireshark/Ethereal merupakan salah satu dari sekian banyak tools Network Analyzer yang banyak digunakan oleh Network administrator untuk menganalisa kinerja jaringannya dan juga merupakan tools andalan Vaksinis (teknisi Vaksincom)
  2. ARP : Address Resolution Protocol disingkat ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggung jawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
  3. Ettercap : Ettercap adalah network sniffer / interceptor / logger untuk Ethernet LAN. Mendukung pemeriksaan aktif dan pasif dari banyak protokol. Injeksi data dapat membangun koneksi dan melakukan penyaringan. Banyak modus sniffing dilaksanakan untuk memberikan bermacam-macam suite dan sangat lengkap.
  4. Snort : Snort merupakan sebuah intrusion detection system (IDS) yang bebas.Snort adalah network IDS yang ringan dan mampu melaksanakan real-time analisis lalu lintas dan packet logging on IP networks.

Tools untuk melakukan scanning:

  1. Nmap : Nmap (Network Mapper) merupakan salah satu tools eksplorasi jaringan, dan secara eksklusif menjadi salah satu andalan yang sering digunakan oleh administrator jaringan. Dengan Nmap kita dapat melakukan penelusuran ke seluruh jaringan dan mencari tahu service apa yang aktif pada port ydengan lebih spesifik. Nmap merupakan salah satu tools yang paling banyak digunakan untuk melakukan scanning jaringan dan terkenal sebagai tool yang multi platform, cepat dan ringan. Nmap berjalan pada semua jenis OS, baik mode console maupun grafis.
  2. Netcat: Netcat adalah fitur utilitas jaringan, yang membaca dan menulis data melalui koneksi jaringan, dengan menggunakan TCP / IP protokol. Hal ini dirancang untuk menjadi yang handal “back-end” tool yang dapat digunakan
  3. Sam Spade : Sam Spade adalah multi network tools dengan banyak utilitas tambahan bahkan untuk spam. Termasuk utilitas seperti ping, whois, traceroute dan finger.
  4. NetscanTools Pro : Netscantools Pro adalah alat investigasi yang mengumpulkan informasi tentang internet atau LAN lokal pengguna, alamat IP, port, dan banyak jaringan lain yang lebih spesifik.
  5. Superscan : Superscan adalah port scanner yang menghubungkan yang berbasis TCP port ,pinger dan hostname resolver. Teknik asinkronisasi multithread membuat program ini sangat cepat dan fleksibel.

Tools untuk memantau traffik jaringan

  1. Ntop: Ntop dalah tool untuk melihat traffik di network dan menampilkannya untuk kita dalam bentuk yang luar biasa hebat. NTOP melakukan probing hampir sama dengan program top pada linux sehingga admin dapat melihat aktifitas network dengan mudahnya.
  2. Iptraf : IPTraf adalah monitor LAN yang ringan tetapi powerful. Ia mempunyai interface ncurses dan jalan di sebuah command shell. IPTraf memerlukan waktu untuk mengukur trafik yang diamati, dan lalu menampilkan berbagai statistik jaringan termasuk koneksi TCP dan UDP, ICMP dan informasi OSPF, arus trafik, IP checksum kesalahan, dan lebih banyak lagi. Sederhana untuk menggunakan program yang memakai sumber daya sistem minimal.
  3. Cacti : Cacti adalah sebuah front-end untuk RRDtool. Ia menyimpan seluruh informasi yang diperlukan untuk membuat grafik di sebuah database MySQL
  4. MRTG : MRTG (the Multi Router Traffik Grapher) Adalah aplikasi yang digunakan untuk memantau beban trafik pada link jaringan.
  5. Nagios: Nagios merupakan sebuah perangkat lunak yang sangat berguna dalam administrasi jaringan terutama jika jaringan yang dikelola memiliki ukuran yang cukup besar.[full_width]

 

Bagi yang mau download filenya tinggal klik tombol download dibawah
DOWNLOAD

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

Check Also

Pengertian dan cara kerja Secure Shell (SSH)

Pengertian dan Cara Kerja Secure Shell (SSH)

Pengertian dan Cara Kerja Secure Shell (SSH) – Susantokun. Siapa tau ada yang lagi nyari-nyari …

error: Content is protected !!