Home / Sejarah / Nggak Cuma Ibu Kartini Saja, Masih Ada Banyak Pahlawan Wanita yang Juga Harus Kita Kenal

Nggak Cuma Ibu Kartini Saja, Masih Ada Banyak Pahlawan Wanita yang Juga Harus Kita Kenal

Pahlawan Wanita Indonesia (Gambar : ifestyle.liputan6.com
Pahlawan Wanita Indonesia (Gambar : ifestyle.liputan6.com

Kalau membicarakan tentang era emansipasi pastinya Sobat akan langsung mengarah pada sesosok pahlawan wanita Indonesia yang bernama R.A Kartini bukan? Pahlawan Wanita tersebut lebih sering dikenal dengan sebutan Ibu Kartini. Dari anak SD sampai anak kuliahan pun sangat mengenal salah satu pahlawan pembela hak perempuan yang berasal dari Jepara, Jawa tengah ini. Ibu Kartini sendiri dengan gagah berani menentang penjajah Belanda dan bahkan membuktikkan pada suami serta ayah ibunya kalau perempuan juga punya hak untuk mengenyam pendidikan. Hal ini dikarenakan pada jaman dahulu, yang diperbolehkan bersekolah hanya kaum pria saja, itupun yang berasal dari kalangan bangsawan.

Masih Banyak Pahlawan Wanita Lainnya

Ibu Kartini memang sudah sangat terkenal sekali ya di Indonesia sehingga kalau ditanya guru disekolah tentang siapa pahlawan wanita Indonesia, pasti Sobat akan menjawab “Ibu Kartini”! Sebenarnya masih banyak sekali lho pahlawan wanita lainnya yang turut membela bangsa dan negara pada jaman penjajahan dulu. Masak sih Sobat tega ingin melupakan mereka begitu saja? Contohnya saja seperti Cut Nyak Dien, pahlawan asal aceh yang berani naik kuda dan bawa rencong (senjata tradisional khas Aceh) untuk melawan penjajah. Selain itu, ada juga nih yang namanya Dewi Sartika, Cut Nyak Muthia, dan juga Martha Christina Tiahahu asal Maluku. Beberapa pahlawan wanita Indonesia tersebut mungkin sering Sobat dengar namanya, apalagi ketika waktu sekolah dengan mata pelajaran sejarah waktu dulu.

Yang Terlupakan Juga Banyak

Dari beberapa nama yang sudah disebutkan di atas seperti R.A Kartini, Cut Nyak Dhien, Dewi Sartika, dan sebagainya, ternyata masih ada lagi pahlawan wanita lainnya. Kali ini sebagian besar orang malah tidak banyak mengetahui tentang mereka lhoh! Siapa saja sebenarnya para pahlawan wanita Indonesia yang namanya sempat tidak terdengar lagi sekarang?

1. Laksamana Malahayati dari Aceh

Provinsi Aceh seakan nggak pernah kehabisan sosok pahlawan wanita ya Sobat. Ada lagi nih wanita pemberani yang siap perang dalam keadaan apapun pada jaman dulu. Laksamana Malahayati, adalah seorang pemimpin pasukan perang di barisan paling depan melawan pasukan penjajah. Wah, hebat sekali ya pahlawan kita yang satu ini, meskipun seorang wanita tetapi malah menjadi pemimpin pasukan perang Aceh yang bernama Laskar Inong Balee. Suami dari Laksamana Malahayati sendiri memang merupakan pemimpin perang yang telah gugur ketika sedang melawan pasukan Portugis. Selain itu, ia juga membangun sebuah benteng perang yang dinamakan Benteng Inong Balee. Sobat pasti tau kan Cornelis De Houtman, penjajah asal Belanda yang ingin menguasai Indonesia? Nah, Laksamana Malahayati inilah yang telah berhasil membunuhnya pada tanggal 11 September 1599.

2. Maria Walanda Maramis dari Minahasa

Jika pahlawan wanita Indonesia kebanyakan berani bertempur di medan perang, maka hal ini berbeda dengan Maria Walanda Maramis. Ia lebih berperan dalam memperjuangkan Indonesia di bidang politik. Pahlawan yang satu ini merupakan seorang guru dan memang memiliki tujuan besar ingin memajukan pendidikan terutama bagi kaum wanita. Bahkan ia juga mendirikan sebuah sekolah yang ditujukan khusus untuk perempuan yang diberi nama Opleiding School Voor Vak Onderwijs Zeressen atau yang sering disebut sebagai Sekolah Kejuruan Putri.

3. Rohana Kudus dari Medan

Kalau pahlawan wanita Indonesia yang satu ini memiliki peran besar di bidang media, khususnya di daerah Sumatera Barat. Ia memiliki pola pikir yang sangat kritis, kritis serta juga berani mengkritik Belanda. Maka nggak heran kalau Rohana Kudus salah satu wanita yang paling ditakuti oleh para penjajah Belanda. Pendapat akan ketidaksukaannya pada Belanda secara terang-terangan disampaikan di muka umum maupun lewat media massa. Ia sendiri juga mendirikan sebuah surat kabar dengan nama Soenting Melajoe. Lewat surat kabar inilah ia banyak mengemukakan pendapat dan pola pikirnya seperti sikapnya yang anti-Belanda, memperjuangkan hak wanita, pendidikan bagi wanita, sampai penolakan terhadap poligami lhoh

Itu tadi beberapa pahlawan wanita Indonesia yang pastinya Sobat agak asing dengan namanya. Ketiga perempuan di atas punya jasa yang sangat besar sekali bagi kemerdekaan Indonesia, khususnya pada jaman penjajahan dulu. Ternyata tidak cuma para pria saja yang berani menantang para penjajah tapi wanita juga. Selain itu, sobat juga bisa tau kalau dalam hal memperjuangkan Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai cara dan bidang tertentu, tidak melalui cara perang saja misalnya politik, ekonomi, pendidikan, dan bahkan media massa.

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah.
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur – Jawa Barat.

Check Also

Kamu Harus Tahu! 10 Pahlawan Revolusi Indonesia Yang Gugur Saat G30S PKI

Kamu Harus Tahu! 10 Pahlawan Revolusi Indonesia Yang Gugur Saat G30S PKI

10 Pahlawan Revolusi Indonesia Yang Gugur Saat G30S PKI Oke kali ini saya memposting artikel …

  • wah ketiga nya baru tahu aku, thanks infonya gan wawasan ku jadi bertambah.

error: Content is protected !!