Jenis Tanaman Herbal yang Berkhasiat

Jenis Tanaman Herbal yang Berkhasiat

Diperbaharui 4 Agustus 2020 6:14 AM

TOGA merupakan singkatan dari Tanaman Obat Keluarga, jenis tanaman herbal yang berkhasiat tersebut dipetik lalu diramu menjadi satu sebagai bahan obat berbagai macam penyakit.

Tanaman herbal dipergunakan untuk mengobati berbagai macam keluhan kesehatan tubuh karena adanya zat tertentu yang bermanfaat yang ada di dalamnya. Sejak zaman dulu, tanaman ini telah dibudidayakan namun belum semuanya mendapatkan perhatian yang intens dari para peneliti. kamu bisa membudidayakan tanaman tersebut sendiri di rumah. Beberapa diantara Jenis-jenis tanaman herbal yang bisa kamu budidayakan adalah :

Daun Dewa

Daun dewa adalah jenis tanaman herbal yang kaya akan manfaat. Di dalam tanaman ini terdapat kandungan minyak atsiri, sterol, asam klorogenat, saponin, asam p-kumarat, triterpenoid, dan masih banyak lagi.

Beberapa sifat kimiawi yang terkandung di dalam daun dewa adalah anti-toksin, anti-kolesterol, anti-koagulan, hipoglikemin, hipotensif, dan diueretik.

Daun Dewa cocok sekali jika digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit berbahaya seperti hipertensi, stroke, sakit jantung, kanker, pendarahan, kutil, ganglion, batuk darah, muntah darah, wasir, kejang, dan nyeri haid.

Kamu bisa manfaatkan ramuan daun dewa untuk mengatasi bermacam penyakit tersebut dengan cara yang mudah.

Belimbing

Belimbing adalah buah yang memiliki bentuk khas segi lima dengan cita rasanya yang asam manis. Belimbing di dalamnya terkandung banyak nutrisi penting yang salah satunya adalah vitamin C. Buah ini merupakan pantangan bagi pasien pengidap kolesterol karena buah ini mengandung gula darah yang tinggi. Buah ini cocok dikonsumsi oleh para pengidap masalah pada organ ginjal. Belimbing efektif mengatasi keluhan pada organ tersebut dengan mudah.

Daun Seledri

Dalam bahasa latin, daun seledri disebut dengan Apium Graviolens L. yang dahulu kedatangannya ke Indonesia dibawa oleh para penjajah Belanda. Adapun fungsi dari daun seledri ini adalah untuk menyedapkan makanan dan juga sebagai bumbu masakan. Fungsi lain dari jenis jenis tanaman herbal yang satu ini adalah untuk pengobatan. Walau begitu, tidak setiap orang bisa menggunakan seledri sebab akan menimbulkan alergi. Beberapa manfaat yang ada dalam daun seledri adalah untuk atasi masalah asma, sendi, rematik, masalah mata, batuk, tekanan darah dan sebagainya.

Daun Kelor

Daun kelor memiliki bentuk bulat telur, berbentuk tumpuk, dengan ukurannya yang kecil. Daun ini efektif sebagai obat dan juga sebagai sayur. WHO merekomendasikan daun kelor untuk dikonsumsi baik oleh bayi maupun anak-anak. Alasannya adalah, daun kelor mengandung banyak sekali vitamin yang bagus untuk masa pertumbuhan.

Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan menggunakan daun ini adalah diabetes, kanker, jantung dan juga arthritis. Sayangnya, tidak semua bagian dari daun kelor aman untuk dikonsumsi, khususnya bagian akarnya karena mengandung racun. Daun ini bukanlah jenis jenis tanaman herbal yang cocok dikonsumsi oleh ibu hamil.

Kangkung

Kangkung adalah sayuran yang cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Bagian tubuh kangkung yang dimakan adalah daun dan bagian batangnya. Biasanya, sayuran ini digunakan untuk oseng, sayur pecel, tauco, dan masih banyak lagi sesuai selera.

Adapun manfaat dari sayuran kangkung ini adalah efektif dalam mengobati migrain, sakit gigi, wasir, sembelit, insomnia, frambusia, cacar air, urat syaraf lemah, dan masih banyak lagi. Kamu bisa mengonsumsinya secara langsung, dengan cara direbus lalu di ambil sarinya, atau dengan dijadikan masakan seperti biasanya.

Jenis tanaman herbal yang berkhasiat diatas cocok sekali jika kamu budidayakan di rumah untuk persediaan pengobatan kamu sekeluarga. Sejauh ini, pengobatan herbal dinilai jauh lebih aman daripada pengobatan kimiawi.

Baca Juga :

Herbal Untuk Asam Urat dan Kolesterol
Herbal Untuk Penyakit Jantung
Tanaman Herbal Untuk Asam Urat

susantokun avatar
susantokun
Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.
Kebijakan Berkomentar :
  • Dilarang berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, HOAX, PORNO.
  • Mohon sertakan informasi detail saat terjadi error (pesan error, sreenshoot, code, logs, dsb.).
Silakan baca terlebih dahulu kebijakan berkomentar sebelum berkomentar.
KOMENTAR TERBARU