Metode Penelitian – Susantokun https://www.susantokun.com Situs Edukasi, Tips dan Tutorial Thu, 11 May 2017 21:48:10 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 Pengertian, Pendekatan dan Jenis Metode Penelitian https://www.susantokun.com/pengertian-pendekatan-dan-jenis-metode-penelitian/ https://www.susantokun.com/pengertian-pendekatan-dan-jenis-metode-penelitian/#comments Thu, 11 May 2017 21:48:10 +0000 https://www.susantokun.com/?p=1472 Metode Penelitian – Apa saja metode dalam penelitian? Penjelasannya seperti apa tentang metodologi penelitian? Apa saja jenis – jenis atau macam – macam metode penelitian? Apa sih metode penelitian kualitatif dan kuantitatif? Apa pengertian penelitian? Dan contohnya metodologi penelitian itu apa saja dalam materi pembelajaran? Wah banyak sekali ya pertanyaannya. Pada artikel kali ini saya …

The post Pengertian, Pendekatan dan Jenis Metode Penelitian appeared first on Susantokun.

]]>
Metode PenelitianMetode Penelitian – Apa saja metode dalam penelitian? Penjelasannya seperti apa tentang metodologi penelitian? Apa saja jenis – jenis atau macam – macam metode penelitian? Apa sih metode penelitian kualitatif dan kuantitatif? Apa pengertian penelitian? Dan contohnya metodologi penelitian itu apa saja dalam materi pembelajaran? Wah banyak sekali ya pertanyaannya. Pada artikel kali ini saya akan bahas tentang seluruh elemen yang berhubungan dengan meode penelitian. Namun sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai Metode Penelitian alangkah lebih baik kita review terlebih dahulu materi atau artikel sebelumnya yaitu tentang Pembelajaran Sains atau Ilmu yang akan menunjang dan berhubungan dengan materi Metode Penelitian ini.

Pendekatan Non – Ilmiah

  • Common sense (akal sehat)
  • Prasangka
  • Pendekatan intuitif
  • Kebetulan atau coba-coba
  • Pendapat otoritas ilmiah

 Sumber – sumber Ilmu Pengetahuan :

  • Pengalaman
  • Otoritas
  • Cara berpikir deduktif
  • Cara berpikir induktif
  • Pendekatan ilmiah

Teori Memberi Kontribusi Terhadap Penelitian :

  • Teori meningkatkan keberhasilan penelitian
  • Teori dapat menghubungkan penemuan – penemuan yang tampak berbeda-beda ke dalam keseluruhan dan memperjelas proses-proses di dalamnya.
  • Teori yang didapatkan akan memberikan penjelasan terhadap hubungan-hubungan yang diamati dalam suatu penelitian.

Definisi Penelitian

Penelitian adalah metode kerja atau metode pemecahan masalah yang dilakukan secara terencana dan cermat dengan maksud mendapatkan fakta dan kesimpulan agar dapat memahami, menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan keadaan.

Arah Penelitian

  1. Menggambarkan/menjelaskan keadaan
  2. Memecahkan masalah
  3. Menemukan/mengembangkan model/pola/cara kerja
  4. Membuat keputusan/kebijakan
  5. Mengembangkan/menguji konsep/teori
  6. Memperbaiki: keadaan, peristiwa, situasi, kegiatan pendidikan

Sifat (ciri) Khas Penelitian 

  • Berkisar di seputar masalah yang ingin dipecahkan
  • Mengandung unsur-unsur originalitas
  • Didasarkan atas pandangan ingin tahu
  • Dilakukan secara terbuka
  • Untuk menemukan generalisasi atau dalil
  • Harus menggunakan pengukuran yang akurat

Langkah- langkah Penelitian :

  1. Memilih satu topik penelitian
  2. Mengkaji literatur yang sesuai dengan topik penelitian.
  3. Memilih, menyatakan dan merumuskan masalah.
  4. Merumuskan hipotesis.
  5. Menetapkan desain, pendekatan dan metode penelitian.
  6. Mengumpulkan data.
  7. Mengolah dan menganalisis data.
  8. Menginterpretasi temuan-temuan sesuai hasil analisis.
  9. Menyusun kesimpulan, dan/atau generalisasi
  10. Menyusun laporan.

Metode Penelitian Deskriptif

Sifat Penelitian Deskriptip

  • Penelitian deskriptip dapat menggambarkan sifat dari suatu keadaan yang sedang berjalan ketika penelitian tersebut dilakukan dan memeriksa sebab – sebab dari suatu gejala tertentu.
  • Cara pengumpulan data : membuat kuisioner, melakukan pengamatan atau menggunakan alat

Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

  • Studi Kasus
  • Survei
  • Penelitian dan Pengembangan
  • Penelitian Lanjutan
  • Analisis Dokumen
  • Analisis Kecenderungan
  • Penelitian Korelasi

1. Studi Kasus

  • Penelitian yang terperinci mengenai seseorang atau sesuatu selama periode waktu tertentu
  • Keuntungan : kita dapat melakukan penelitian lebih mendalam dan memperoleh wawasan mengenai konsep dasar suatu masalah
  • Kelemahan : kajiannya kurang luas dan sulit untuk digeneralisasi

2. Survei

  • Ada 2 (dua) jenis : Sensus dan Survei Sample
  • Sensus : survei yang meliputi seluruh populasi yang diinginkan
  • Survei sample : dilakukan hanya pada sebagian kecil dari populasi

3. Penelitian dan Pengembangan

  • Meneliti kemajuan pada beberapa dimensi. Ada 2 (dua) teknik : metode longitudinal dan cross-sectional.
  • Metode longitudinal : sample dipelajari untuk jangka panjang. Kelemahan: waktu dan biaya banyak, sulit memelihara hubungan dengan responden.
  • Metode cross-sectional : mempelajari subyek dari berbagai tingkat dan karakteristik pada waktu yang bersamaan. Kelemahan: ada perbedaan secara kebetulan dalam sampel, terjadi perbedaan populasi yang diambil sampelnya.

4. Penelitian Lanjutan (follow-up study)

  • Menyelidiki perkembangan lanjutan para subyek setelah diberikan perlakuan atau kondisi tertentu.

5. Analisis Dokumen

  • Pengumpulan informasi melalui pengujian arsip dan dokumen

6. Analisis Kecenderungan

  • Mencari status/proyeksi di masa depan.

7. Penelitian korelasi

  • Dirancang untuk menentukan tingkat hubungan antar variabel yang berbeda dalam sutu populasi

Kelebihan Dan Kekurangan Penelitian Deskriptif

  • Kelebihan : banyak diterapkan di berbagai bidang, cocok untuk penelitian yang menyediakan standar ukuran normative
  • Kelemahan : ada kecenderungan untuk menyalahgunakan pemakaiannya, memberikan informsi yang terbatas tentang pengaruh variabel yang diteliti, motivasi subyek yang tidak konsisten.

Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alami atau alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data yang dilakukan dengan cara purposive serta snowbaal, teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan),  analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada  generalisasi.

Kapan Metode Kualitatif Digunakan

  1. Ketika masalah penelitian masih remang – remang alias belum jelas atau bahkan gelap tidak tahu sama sekali
  2. Ingin memahami makna di balik data yang tampak
  3. Memahami interaksi sosial yang kompleks
  4. Memahami perasaan orang
  5. Mengembangkan teori
  6. Mengkonstruksi fenomena
  7. Memastikan kebenaran data
  8. Meneliti sejarah perkembangan

Penelitian Kualitatif

  • Adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa atau aktifitas sosial yang berlangsung di masyarakat.
  • Bersifat membiarkan permasalahan muncul dari data lapangan atau biasa disebut induktif dibiarkan terbuka untuk diinterprestasi.

Metode – Metode Dalam Penelitian Kualitatif

Metode Kualitatif interaktif :

  1. Study Etnografi
  2. Studi Historis
  3. Studi fenomologis
  4. Studi kritis
  5. Studi kasus

Metode Kualitatif non interaktif :

  1. Analisis Konsep
  2. Analisis Historis
  3. Analisis Kebijakan

Paradigma Penelitian

  1. Paradigma sederhana
  2. Paradigma sederhana berurutan
  3. Paradigma ganda dengan dua variabel independen
  4. Paradigma ganda dengan tiga variabel independen
  5. Paradigma ganda dengan dua variabel dependen
  6. Paradigma jalur

Jenis-Jenis Penelitian

Ditinjau berdasarkan metode dan tujuan:

  1. Penelitian dasar (basic reseach)
  2. Penelitian terapan (applied reseach)
  3. Peneltian evaluasi (evaluation research)
  4. Penelitian dan pengembangan (reseach and development)

Ditinjau berdasarkan metode:

  1. Penelitian eksperimen
  2. Penelitian non-eksperimen

Penelitian Eksperimen

Desain penelitian eksperimen:

  1. Eksperimen Sungguhan (true- experimental)
  2. Eksperimen Semu (quasi- experimental)
  3. Pra Semu (pre-experimental)

Penelitian Non-Eksperimen

  1. Penelitian Deskriptif
  2. Penelitian Korelasional
  3. Penelitian Survey
  4. Penelitian komparatif
  5. Penelitian ex-post facto

Pendekatan Penetilian Kuantitatif dan Kualitatif

Istilah “kuantitatif” dan “kualitatif” berhubungan dengan pendekatan penelitian yang mengacu pada metode penelitian; bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis, jenis generalisasi dan penyajian data yang diperoleh melalui penelitian.

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

  • Secara kasar/umum
    Perbedaan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif adalah bentuk data yang disajikann. Penelitian kuantatitif berkaitan dengan data dalam bentuk angka, dengan penyajian statistik, sedangkan penelitian kualitatif berkaitan dengan data yang bukan angka, disajikan dalam bentuk naratif.
  • Asumsi tentang dunia
    Penelitian kuantitatif, berlandaskan atas bentuk positivistis lojik, yang berasumsi bahwa fakta sosial itu stabil, bahwa hubungan-hubungan dengan realitas tunggal itu stabil, terpisah dari perasaan dan keyakinan individu-individu. Penelitian kualitatif lebih bersifat konstruksionistik, yang beranggapan bahwa realitas itu tidak tunggal, tetapi majemuk, ada hubungan yang dinamik dan interaktif di antara individu-individu pelaku.
  • Tujuan penelitian
    Berupaya untuk menentukan suatu hubungan – hubungan serta menjelaskan sebab dari perubahan-perubahan yang terukur dalam fakta sosial. Penelitian kualitatif lebih memfocuskan kepada pemahaman tentang fenomena  sosial dari perspektif partisipan (subyek).
  • Metode dan proses penelitian
    Dalam penelitian  kuantitatif digunakan langkah – langkah penelitian yang telah dipersiapkan dengan mantap (sebelum penelitian dilaksanakan) sebagai pedoman peneliti. Sedangkan dalam strategi dan proses penelitian kalitatif itu lebih fleksibel.
  • Prototipe penelitian
    Dalam penelitian kuantitatif digunakan desain eksperimental atau korelasioanl untuk mereduksi kekeliruan (error), dan bias. Prototipe penelitian kualitiatif adalah etnogafi yang artinya hal tersebut dapat membantu pembaca memahami perspektif majemuk dalam situasi yang ada pada subyek penelitian.
  • Peran peneliti
    Dalam penelitian kuantitatif peneliti berperan sebagai pengamat jarak  jauh/analis, mungkin juga dikombinasi dengan peran manipulator jarak jauh. Responden adalah proyek untuk penelitia dalam konteks searah: Saya –>Benda.
  • Isi penelitian
    Dalam penelitian kuantitatif isi penelitian berdasarkan pandangan terfragmentasi atau berurutan sesuai hubungan sebab akibat, variabel sebagian dilihat dari interpretasi peneliti. Dalam penelitian kualitatif bagian isi penelitian sifatnya menyeluruh, terutama jika dilihat dari interpretasi responden.
  • Pentingnya konteks dalam penelitian.
    Penelitian kuantitatif berusaha membuat generalisasi universal bebas konteks. Penelitian kualitatif meyakini bahwa peristiwa-perilaku manusia dipengaruhi oleh “setting” di mana perilaku itu terjadi, sehingga perilaku manusia itu tidak dapat dipahami tanpa memahami bingkai yang didalamnya manusia menginter-pretasikan pemikiran, perasaan, dan tindakan-tindakannya. Bingkai tersebut menjadi kepedulian peneliti kualitatif selama pengumpulan dan analisis data. Penelitian kualitatif membangun generalisasi yang terikat konteks.

Nah itulah artikel tentang Metode Penelitian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan pagi kali ini, secara umum mungkin sobat bisa baca artikelnya di Wikipedia tapi artikel yang saya tulis dalam situs ini bersumber dari ppt dosen mata kuliah metode penelitian. Jika ada kekurangan atau kesalahan silakan bisa memberikan komentar karena saya sangat terbuka dalam hal tersebut. Sekian dari saya dan terima kasih telah berkunjung di situs sederhana ini.

The post Pengertian, Pendekatan dan Jenis Metode Penelitian appeared first on Susantokun.

]]>
https://www.susantokun.com/pengertian-pendekatan-dan-jenis-metode-penelitian/feed/ 17
Pembelajaran Sains Metode Penelitian https://www.susantokun.com/pembelajaran-sains-metode-penelitian/ https://www.susantokun.com/pembelajaran-sains-metode-penelitian/#comments Wed, 10 May 2017 21:36:34 +0000 https://www.susantokun.com/?p=1467 Pembelajaran Sains Metode Penelitian – Dimulai dari pengertian sains, hakikat ilmu, sikap, sampai dengan pembahasan tentang hubungan sains antara ilmiah dengan ilmwuan. Sumber dari artikel ini adalah dari ppt salah satu dosen mata kuliah Metode Penelitian yaitu Bpk. Hermawan Thaheer pada pertemuan pertama saat pembelajaran. Namun jika sobat ingin tau pengertian sains secara singkat dan jelas …

The post Pembelajaran Sains Metode Penelitian appeared first on Susantokun.

]]>
Pembelajaran Sains Metode PenelitianPembelajaran Sains Metode Penelitian – Dimulai dari pengertian sains, hakikat ilmu, sikap, sampai dengan pembahasan tentang hubungan sains antara ilmiah dengan ilmwuan. Sumber dari artikel ini adalah dari ppt salah satu dosen mata kuliah Metode Penelitian yaitu Bpk. Hermawan Thaheer pada pertemuan pertama saat pembelajaran. Namun jika sobat ingin tau pengertian sains secara singkat dan jelas sobat bisa membaca artikelnya di Pengertian Sains Secara Singkat Dan Jelas.

Pembelajaran Sains Metode Penelitian

Hakikat Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam

Hakikat atau dasar dari pada sains adalah suatu kumpulan konsep, prinsip, hukum, ataupun teori yang dibentuk melalui suatu proses secara sistematis denagn inkuiri yang dilanjutkan dengan proses observasi secara terus – menerus. Bisa juga dikatakan sebagai suatu upaya manusia yang meliputi operasi mental, keterampilan, dan stategi untuk memanipulasi sehingga dapat diuji kembali kebenarannya yang dilandasi dengan sikap keinginan (curiousity), keteguhan hati (courage), ketekunan (persistence) yang dilakukan oleh individu untuk menyingkap rahasia yang ada di alam semesta.

Pengertian Sains atau Ilmu

  • Sains adalah suatu proses pembelajaran yang sedang atau telah dilakukan oleh manusia untuk mempelajari suatu fenomena alam sehingga menghasilkan sekumpulan fakta yang menuntun pada penemuan berbagai konsep, prinsip, generalisasi, teori, dan hukum tentang alam sebagai wujud dari produk sains.
  • Sains adalah rangkaian skema konseptual yang telah dikembangkan manusia sebagai hasil eksperimen dan pengamatan yang mendorong dilakukannya eksperimen dan pengamatan lebih lanjut.

Sains Pada Hakikatnya Mencakup Tiga Unsur Dalam Pembelajaran Sains

  1. Sains sebagai produk:
    Fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori sebagai simpulan dari serangkaian hasil proses ilmiah.
    Misalnya: prinsip ilmiah “Logam akan memuai jika dipanaskan”
  2. Sains sebagai proses atau metode:
    Proses penyelidikan yang dilakukan untuk memecahkan masalah.
    Misalnya: merumuskan hipotesis, merancang dan melakukan eksperimen, mengukur, menganalisis data, dan sebagainya.
  3. Sains sebagai Sikap:
    Keyakinan, nilai, pendapat dan aspek afeksi lainnya yang melekat pada diri individu yang diaktualisasikan dalam bentuk cara berpikir , bersikap, dan bertindak.
    Misal: tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan tanpa didukung data yang memadai dalam memecahkan masalah.

Produk Sains

  • Konsep: Gagasan atau ide yang digeneralisasikan dari pengalaman-pengalaman tertentu dan relevan kemudian diberi nama atau label.
  • Prinsip ilmiah: Generalisasi yang melibatkan beberapa konsep yang berhubungan.
  • Teori: Sekumpulan prinsip-prinsip ilmiah yang luas dan saling berhubungan yang dapat menjelaskan beragam fenomena ilmiah. Fungsi teori adalah menjelaskan, menghubungkan, dan memprediksi.

Sikap Ilmiah Dalam Pembelajaran Sains

  • Sampai sejauh mana seorang ilmuwan menerapkan sikap ilmiah dlm melakukan penelitian-penelitiannya sehingga dapat digunakan sebagai ukuran dalam menggunakan proses ilmiah untuk penemuan2 yang bermakna?
  • Penelitian untuk mencari suatu kebenaran secara ilmiah, kemudian harus mengidentifikasi problema, merumuskan hipotesis, merancang suatu eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, membahas yang diakhiri dengan menyimpulkan.
  • Menjadi seorang scientist itu artinya orang tersebut dapat menjelmakan perilaku dan sikap-sikap tersebut dalam memecahkan berbagai problema.
  • Pertanyaan Apa? Bagaimana? Dan Mengapa? Adalah tiga bentukpertanyaan yang merupakan dasar dari sains dan inti sari dari “scientific inquiry”

Sikap Ilmiah yang dimaksud antara lain :

  • Rasa ingin tahu tentang fenomena alam
  • Rendah hati
  • Skeptis (Tak terlalu yakin)
  • Sikap positif terhadap kegagalan
  • Objektif
  • Jujur
  • Terbuka

Tujuan Pembelajaran Sains

  • Memahami dan menguasai secara mendalam konsep, prinsip, teori yang essensial sebagai dasar untuk dapat menguasai produk-produk sains yang lebih kompleks.
  • Menguasai keterampilan proses sains, baik keterampilan proses sains dasar maupun terintegrasi.
  • Bertumbuh dan berkembangnya sikap ilmiah

Apa itu energi belajar? Berikut adalah Pengertian Energi Belajar

  • Energi belajar digunakan dalam tulisan ini dengan meminjam kata dari buku ”Quantum Learning”.
  • Ketika belajar, kita membutuhkan sebanyak mungkin cahaya: kepercayaan diri, minat, motivasi, AMBAK, interaksi, hubungan, kooperasi-kolaborasi, dan inpirasi untuk diubah menjadi energi pembangkit belajar.
  • Energi Belajar juga terkait dengan aspek-aspek penting dari neurolinguistic program (NLP), yaitu serangkaian penelitian yang mengkaji tentang bagaimana otak bekerja dalam mengatur informasi.
  • Energi Belajar juga terkait erat dengan konsep “percepatan belajar” (accelerated learning), yaitu seperangkat metode dan teknik pembelajaran yang memungkinkan anak didik belajar dengan kecepatan yang mengesankan, tetapi melalui upaya yang normal dan penuh keceriaan

Kegiatan Pembelajaran untuk Membangkitkan Energi Belajar

  • Learning is most effective when it’s fun (Peter Kline).
  • To learn it, do it (Robert C. Schank).
  • The traditional education system is Obsolute (Richard L. Measelle).
  • Six main pathways to the brain : we learn by what we see, what we hear, what we taste, what we touch, what we smell, and what we do (Gordon Dryden).

Kegiatan Utama Dalam Pembelajaran Sains

  • Penjelasan disertai analogi dan ilustrasi, serta metafora yang relevan atau sesuai dengan bahan ajar dan cocok dengan perkembangan intelektual dan emosional.
  • Pemberian contoh dan non-contoh untuk memantapkan pemahaman terhadap bahan pembelajaran yang disampaikan.
  • Pemberian latihan yang dapat mengembangkan pemahaman terhadap bahan pembelajaran.
  • Praktik untuk membiasakan menggunakan apa yang sudah dipelajari ke dalam tindakan-tindakan nyata

Kesimpulan tentang Ilmu Pengetahuan (Science)

“Hasil pengamatan dan pola penalaran yang dapat dipercaya dan diandalkan, serta telah dibuktikan kebenarannya.”

Perbedaan Ilmiah dan Ilmuwan

Ilmiah : dapat dipercaya, dapat diandalkan, dapat diterima logika, benar menurut anggapan umum.

Ilmuwan : Orang-orang yang mengikuti metode empiris (fisika) yang berarti pengumpulan “fakta-fakta” lewat pengamatan yang cermat dan eksperimen-eksperimen dan kemudian menarik hukum-hukum dan fakta-fakta tersebut dengan suatu prosedur logika.

Sobat sekarang sedang membaca Pembelajaran Sains Metode Penelitian, semoga apa yang sobat pelajari dapat bermanfaat umumnya bagi bangsa dan khsusnya bagi diri sendiri. Jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa komentar dan jika ada yang ingin ditanyakan bisa menghubungi admin pada bagian Contact situs ini.

The post Pembelajaran Sains Metode Penelitian appeared first on Susantokun.

]]>
https://www.susantokun.com/pembelajaran-sains-metode-penelitian/feed/ 4