Home / Education / Science / Belajar Mengenai Sistem Pernapasan Manusia

Belajar Mengenai Sistem Pernapasan Manusia

Belajar Mengenai Sistem Pernapasan Manusia. Manusia adalah mahluk hidup yang membutuhkan oksigen untuk bernapas. Tanpa adanya oksigen yang dengan bebas dapat dihirup di lingkungan, tentu manusia akan kesulitan untuk bertahan hidup. Sistem pernapasan manusia sendiri memiliki alur yang terstuktur. Sobat dapat mempelajari lebih lanjut mengenai science sistem pernapasan manusia di bawah ini.

Belajar Mengenai Sistem Pernapasan Manusia

Belajar Mengenai Sistem Pernapasan Manusia

Sobat, sistem pernapasan manusia terdiri dari beberapa organ yang tersusun di dalam tubuh. Mulai dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Hidung

Organ pernapasan manusia paling luar adalah hidung. Oksigen masuk ke rongga hidung dengan disaring oleh rambut-rambut halus serta selaput lendir. Di rongga hidung inilah udara atau oksigen yang terhirup mengalami penyesuaian suhu. Tujuannya adalah agar suhu oksigen yang masuk ke paru-paru sesuai. Artinya, tida terlalu lembab dan kering.

Tenggorokan

Ketika okisgen sudah tersaring dari rongga hidung, maka akan dilanjutkan menuju tenggorokan. Bentuk tenggorokan adalah pipa yang disebut laring menuju trakea, lalu menuju ke paru-paru melalui bronkus.

Paru-paru

Paru-paru berada di rongga dada bagian dalam. Organ pernapasan manusia ini terbagi menjadi dua, yaitu paru-paru kanan dan kiri. Bentuk dari paru-paru sendiri memiliki gelembung alveoli pada ujung tempat pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida terjadi.

Simak pula sistem pernapasan manusia terkait dengan prosesnya. Ada proses pernapasan inspirasi dan ekspirasi. Keduanya berlangsung setiap kali Sobat menarik napas dan menghembuskan napas.

Baca Juga :

Pernapasan Inspirasi

Proses ini terjadi ketika Sobat menarik napas. Pada bagian otot diafragma dan otot tulang rusuk mengalami kontraksi. Di saat itulah oksigen akan masuk.

Pernapasan Ekspirasi

Proses ini terjadi ketika Sobat menghembuskan napas. Kebalikan dari proses pernapasan inspirasi, bagian otot diafragma serta otot tulang rusuk lemas. Kondisi tersebut membuat paru-paru menjadi naik dan karbondioksida dikeluarkan.

Sobat, dalam science sistem pernapasan manusia berlangsung dengan begitu tersturktur. Tentu saja agar udara yang dihirup, dapat benar-benar bersih dan hanya oksigen yang masuk ke paru-paru. Manusia bernapas dengan menggunakan hidung. Namun, jika hidung sedang tersumbat karena flu dan pilek, biasanya Sobat akan bernapas dengan bantuan mulut. Sebaiknya, ketika flu atau pilek Sobat sudah sembuh, jangan biasakan untuk bernapas dengan mulut. Mengapa?

Bernapas dengan Hidung atau Mulut, Mana yang Lebih Sehat?

Sobat, bernapaslah dengan sistem pernapasan yang sudah diciptakan oleh Tuhan, yaitu hidung. Cara tersebut lebih sehat karena udara yang Sobat hirup akan melalui proses penyaringan terlebih dahulu. Tentu di lingkungan sekitar ada bermacam-macam udara. Tidak hanya oksigen yang terhirup. Kemungkinan tercampur dengan udara kotor yang seharusnya tidak diterima oleh paru-paru. Sehingga sebelum udara masuk ke paru-paru, maka perlu disaring melalui rambut-rambut halus hidung. Diperolehlah oksigen yang tentunya tidak membahayakan paru-paru. Berbeda ketika Sobat bernapas dengan mulut. Di dalam mulut tidak ada penyaring. Jika Sobat kebetulan menghirup udara kotor, maka akan berbahaya untuk kesehatan paru-paru.

Penyakit ketika Sistem Pernapasan Manusia Terganggu

Sebaiknya Sobat tidak menganggap enteng udara di sekeliling. Jika banyak polusi udara, maka segera carilah lingkungan dengan udara yang lebih sehat. Sebab jika sudah terlanjur sering menghirup udara kotor bahkan bukan oksigen yang diterima paru-paru, maka dapat menimbulkan gangguan penyakit seperti:

1. Asma
Penyakit asma dapat terjadi ketika saluran pernapasan tersumbat. Umumnya, karena alergi bulu, rambut, maupun debu. Asma dapat kambuh ketika penderita berada pada suhu dingin yang ekstrim.

2. Bronkhitis
Penyakit bronkhitis menyerang karena infeksi pada bagian cabang batang tenggorokan. Efek yang dialami penderita mirip seperti asma, yaitu sesak napas. Namun, disertai dengan demam.

3. Tuberculosis
Penyakit tuberculosis atau TBC adalah penyakit menular. Penyebabnya karena bakteri Myobacterium tuberculosis. Jika Sobat pernah melihat seseorang bernapas dengan susah dan terengah-engah, kemungkinan menderita TBC. Sebab bakteri yang menyerang menyebabkan dinding alvelous timbul bintik dan sel paru-paru menjadi mati. Sehingga ukuran paru-paru tidak normal karena mengecil dan si penderita menjadi kesulitan untuk bernapas.

4. Influenza
Penyakit infulenza atau flu masih tergolong ringan. Namun, tidak dapat dianggap enteng ketika menyerang sistem pernapasan. Sebab dapat menyebabkan Sobat pilek, bersin-bersin, dan demam.

Dengan mengetahui sistem pernapasan pada manusia, Sobat harus dapat menjaga kesehatan. Agar proses pernapasan berjalan normal tanpa masalah. Sehingga belajar science sistem pernapasan ini sangat berguna bagi Sobat.

About Susantokun

Seorang pemuda tampan yang sedang berjuang untuk mencari modal nikah. Lahir di Bumi ini atas perjuangan Ayah dan Ibu yang senantiasa membuat dan mengeluarkan sehingga lahirlah Susanto pada tanggal 27 Maret 1996 di Cianjur - Jawa Barat.

Check Also

DNA Pengertian, Struktur dan Fungsinya

DNA: Pengertian, Struktur dan Fungsinya

DNA: Pengertian, Struktur dan Fungsinya – Susantokun. Setiap makhluk yang bernyawa memiliki DNA. Meski mirip …

One comment

  1. Wah banyak info bermanfaat nih. Awalnya saya kira bebas aja bernapas pake hidung atau mulut. Ternyata ga ya ..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!