Tentang

Diperbaharui 18 Januari 2021 5:06 PM
Hai ... Salam kenal .....

Susantokun adalah situs edukasi dan tutorial pemrograman, owner dari susantokun.com adalah seorang pria bernama Susanto, cukup 1 kata tidak lebih dan tidak kurang. Nama SUSANTOKUN diambil dari nama asli yaitu Susanto kemudian mencari kata baru sebagai identitas, karena pasti banyak kata “susanto” di bumi ini. Pada saat itu senang nonton anime sehingga yang terbesit adalah nama panggilan seperti senpai, chan, kun dan lain-lain. Setelah reserch panggilan kun sepertinya cocok karena ditujukan kepada teman yang sudah dekat.

Awal mula website ini dibuat adalah ingin mempunyai dokumentasi yang bisa dilihat kapan dan dimana saja, karena saat menjalani kehidupan banyak sekali kendala dan masalah yang dihadapi untuk mencapai tujuan.

Banyak hal kecil yang sering dilakukan namun kadang lupa bagaimana cara mengatasinya, sehingga harus mencari panduan yang belum tentu itu berhasil dengan kasus yang dihadapi.

biodataOwner: {
  fullName: "Susanto",
  userName: "susantokun",
  gender: "Laki-laki",
  dateOfBirth: "Cianjur, 27 Maret 1996",
  email: "admin@susantokun.com",
  blog: "https://www.susantokun.com/",
},

Pada awalnya susantokun dibuat menggunakan blogger, namun karena tidak mau ada embel-embel blogspot.com akhirnya kenal dengan domain dan mengubahnya menjadi susantokun.com. Setelah mendalami web programming saya mengenal hosting kemudian dibuatlah website baru menggunakan wordpress yang saat ini susantokun dibangun menggunakan wordpress. Dari situ mulai mengulik wordpress dan mengganti dengan berbagai tema, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar namun tidak berbayar. Karena hal tersebut akhirnya saya membuat sendiri tema dari awal menggunakan wordpress dengan modal nonton tutorial di youtube. Saat ini susantokun berada di tema versi 2.0 dengan tampilan menggunakan tailwindcss versi 2.

Text Editor

Untuk belajar pemrograman text editor pertama adalah Notepad++ yang digunakan untuk mengedit html dan css pada blogger, karena pada saat itu hanya mengulik tampilan dari blog yang dimiliki.

Setelah mulai mengenal framework codeigniter saya pindah ke text editor bernama Atom dengan tampilan yang enak dipandang dan berbagai fitur. Cukup lama menggunakan text editor ini, meskipun sudah mencoba sublime dan vscode namun lebih nyaman menggunakan atom.

Kemudian karena alasan atom ini berat saat dijalankan pada komputer kentang akhirnya saya menggunakan text editor Visual Studio Code dan ternyata fiturnya tidak kalah dengan atom. Banyak ekstension yang mendukung dalam pembuatan website seperti snippet codeigniter, laravel, react, vue, prettier, dan lainnya sehingga dalam pembuatan website menjadi lebih mudah.

Framework

Pertama kali mengenal framework adalah ketika mata kuliah web programming dimana ada tugas membuat cv menggunakan website. Saat praktikum web programming saya tidak menggunakan framework melainkan masih menggunakan php native, karena tidak diajarkan bagaimana cara menggunakan framework mungkin memang dasarnya saja yang diajarkan saat kuliah.

CodeIgniter

Mulai menggunakan codeigniter ketika versi 3 dan codeigniter memang terbilang lambat untuk update versi dibandingkan dengan framework sebelah. Saya tidak begitu paham dengan php native namun ketika menggunakan framework codeigniter ternyata lebih mudah dipahami, ketika mendapat kasus yang cukup kompleks dan melibatkan database disitu saya mulai kesulitan. Yang membuat mulai paham adalah ketika mendapat project membuat website event taekwondo, meskipun skill saya masih dasar namun karena tuntutan harus selesai dan sesuai karena ada harga yang dibayar sehingga mau tidak mau harus bisa dan akhirnya itulah yang membuat saya paham dengan konsep dari framework codeigniter.

Laravel

Karena sudah bosan dengan framework codeigniter akhirnya saya memutuskan untuk mencoba framework laravel dan ternyata menurut saya framework ini lebih powerfull meskipun banyak aturan baru yang harus dipelajari. Mulai mengulik framework ini ketika versi 5.8 dan kesan pertama saat mencoba laravel adalah “rumit” jika dibandingkan dengan codeigniter, saran saya ketika ingin menggunakan framework silakan coba terlebih dahulu codeigniter. Setiap orang pasti punya pemikiran dan daya serap yang berbeda, saya tidak begitu paham php native namun lebih paham ketika menggunakan framework padahal base nya adalah php php juga.

VueJS

Ketika laravel mulai berkolaborasi dengan vuejs saya mulai mencoba menggunakan vue yang berbasis javascript dan ternyata javascript lebih sulit dibandingkan dengan php. Karena senang mencoba hal baru maka dari itu saya mulai mengulik vuejs setidaknya sampai bisa membuat 1 website yang dibuat menggunakan vuejs.

ReactJS

Karena saya tidak cukup paham dengan bahasa java sehingga saya berfikir apakah bisa bahasa yang digunakan untuk membuat website digunakan pula untuk mobile, akhirnya saya mengenal reactjs yang ada pula react native untuk membuat aplikasi mobile. Sehingga saya mulai mengulik framework library reactjs.

Sistem Operasi

Pada awalnya saya menggunakan sistem operasi windows karena hanya itu yang saya tahu, namun saat kuliah mulai mengenal linux dan tertarik untuk mencobanya. Tapi ketika mencoba linux terasa ada yang kurang dan tidak puas karena banyak sekali langkah yang harus dilakukan jika dibandingkan dengan windows. Tidak bisa bermain game dengan bebas dan terasa sempit ketika menjalankan os linux.

sistem operasi tentang susantokun

Setelah berpikir panjang akhirnya pada bulan mei 2020 saya memutuskan untuk menggunakan os linux, karena pada dasarnya semua bisa dijalankan dan sama saja ketika terbiasa.

Kenapa pindah kalau begitu? Karena ingin menggunakan sistem operasi yang original tidak bajakan dan fokus untuk belajar pemrograman.

Karena pada saat itu dari pada membeli produk original lebih baik uangnya dipakai untuk makan atau sebat. Namun setelah beberapa bulan sepertinya saya mulai jatuh cinta kepada linux, karena ketika menghidupkan komputer hal yang saya lakukan lebih produktif dan tidak bermain game sama sekali.

susantokun avatar
susantokun
Hanya seorang programmer yang fokus di bidang web development. Tidak nyaman dengan keramaian dan suka akan keindahan.